jelajah

Punya Filosofi Mendalam, Kupas Makna Kue Apem, Sudah Ada Sejak Zaman Wali Songo, Berasal dari Bahasa Arab?

Senin, 8 Juli 2024 | 15:45 WIB
Kuliner khas tanah Jawa yang sempat ada dalam masa Wali Songo. (Instagram @artijorgenson)

SketsaNusantara.id- Inilah jajanan atau kuliner khas pulau Jawa yang sampai sekarang masih terkenal, padahal merupakan peninggalan Wali Songo.

Jajanan ini sudah tersebar di berbagai wilayah. Tidak hanya menjadi santapan biasa, namun disuguhkan dalam acara-acara besar.

Kue apem, rupanya memiliki filosofi yang ada kaitannya dalam perkembangan keberadaan Wali Songo.

Baca Juga: Mau Dapat Jodoh Bisa ke Sini, Wisata Warisan Wali Songo di Yogyakarta, Muncul karena Karomah Sunan Kalijaga!

Jajanan itu terkenal dengan kue khas tradisional yang sampai saat ini masih populer meski di tengah gempuran santapan modern.

Hampir seluru wilayah di Indonesia membuat apem sebagai santapan yang autentik. Salah satuya adalah Pulau Jawa.

Di berbagai wilayah, ada beberapa sebutan untuk apem. Yakni dikenal dengan nama apang atau apam.

Baca Juga: Kisah Santri Sunan Kalijaga, Asik Cari Ikan di Hari Jumat, Mendadak Berubah Wujud Jadi Kera Ekor Panjang

Rupanya, nama kue apem sendiri berasal dari serapan Bahasa Arab.

Yakni dikenal dengan afwan atau afhum. Kedua sebutan tadi memiliki arti dalam Bahasa Indonesia, yakni maaf.

Awal mulanya, kue ini dibuat oleh istri Ki Ageng Gribik. Dikenal juga dengan nama Wasibaknotimu.

Baca Juga: Terbuat dari Jangkrik, yang Bener Aja? Intip Kuliner Medhok Buatan Istri Sunan Kudus Wali Songo

Siapa sangka, bahwa ia merupakan keturunan Prabu Brawijaya. Termasuk juga sebagai murid Sunan Kalijaga, Wali Songo.

Ki Ageng Gribik juga dikenal sebagai ulama di Desa Klaten. Awal mula munculnya kuliner ini adalah ketika ia baru saja pulang ibadah haji.

Halaman:

Tags

Terkini