jelajah

Laksamana Wanita Pertama di Dunia, Malahayati Pimpin 2000 Janda Pasukan Elit Aceh dan Menangkan Duel Maut dengan Senjata Rencong

Senin, 8 Juli 2024 | 07:52 WIB
Laksamana Malahayati (Tangkapan layar YouTube Angelic Vaulina )

Pada 21 Juni 1599 Cornelius dan Frederic De Houtman bersaudara mendarat di bumi Aceh dengan membawa niat yang baik pada awalnya, sehingga mereka bisa diterima.

Namun lama kelamaan dua bersaudara dan pasukannya ini berkhianat sehingga membuat geram Sultan Aceh.

Untuk itu Sultan Aceh kemudian mengirim Laksamana Malahayati dan pasukan Inong Balee untuk mengusir Cornelius dan Frederic De Houtman.

Laksamana Malahayati dan pasukannya menghadang dua bersaudara dari Portugis itu ditengah laut dengan pasukan lengkap dan juga kapal perangnya.

Pertempuran dahsyat tak bisa dielakkan, pasukan Inong Balee yang dipimpin Malahayati berhasil menghancurkan kapal dagang Portugis.

Lalu terjadilah pertempuran face to face antara Malahayati dengan Cornelius De Houtman. Malahayati memegang rencong ditangannya serta Cornelius De Houtman dengan pedang.

Keberanian dan kepiawaiannya menggunakan rencong membuat Cornelius kelabakan sehingga ia tewas ditangan Malahayati.

Setelah pertempuran yang berhasil dimenangkan oleh Pasukan Malahayati maka kemudian banyak lagi pertempuran yang berhasil dimenangkan olehnya.

Gugurnya Laksamana Malahayati

Hingga akhirnya, sejarah mencatat wanita hebat nan istimewa bernama lengkap Keumalahayati ini gugur dalam pertempuran melawan Martim Afonso De Castro.

Ia dimakamkan di Desa Lamre, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, sekitar 135 dari Provinsi Aceh Darussalam.

Laksamana Malahayati namanya dikenang sebagai singa betina dari Aceh yang merupakan simbol ketangguhan dari seorang wanita, seorang ibu, seorang istri sekaligus sebagai pejuang yang patut diteladani hingga saat ini.

Hingga akhirnya Presiden Jokowi mengangkat secara resmi Laksamana Malahayati sebagai pahlawan nasional pada 9 November 2017.

Maka kedudukan Laksamana Malahayati kini sejajar dengan pahlawan nasional wanita lainnya di Nusantara seperti Cut Nyak Dien, R.A Kartini serta tokoh pahlawan nasional lainnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini