Baca Juga: Rela Pura-Pura Masuk Islam demi Hancurkan Sunan Bonang, Brahmana Sakyakirti Kualat sebelum Perang
Blacak Ngilo ini adalah seorang pengecut yang melarikan diri dari Kerjaan Majapahit saat terjadi perang saudara.
Blacak Ngilo sering menindas masyarakat, tak segan warga yang memiliki anak perempuan diminta untuk dijadikan selir.
Tidak hanya itu murid Sunan Bonang meregang nyawa dengan cara ditebas lehernya oleh Blacak Ngilo.
Suatu hari merasa dirinya diremehkan oleh Sunan Bonang, Blacak Ngilo dengan sombongnya menantang Raden Maulana Makdum Ibrahim untuk duel adu kesaktian.
Sebelum mengiyakan Sunan Bonang membuat kesepakatan, yang isinya ketika salah satu kalah harus ikut ajaran agama yang menang.
Perang sengit terjadi selama lebih dari 5 hari, tak mau mengakui kesaktian Sunan Bonang, Blacak Ngilo mencoba bersembunyi di perut bumi.
Sunan Bonang dengan santai meladeni Blacak Ngilo, kemanapun mantan Prajurit Majapahit ini bersembunyi selalu diikuti Sunan Bonang.
Berkali-kali Blacak Ngilo muncul dan sembunyi di permukaan hingga perut bumi.
Berkali-kali pula Sunan Bonang hadir di belakang dan depan Blacak Ngilo.
Jengkel dengan aksi Sunan Bonang, akhirnya Blacak Ngilo berhasil dibuat lelah, letih, lesu, dan letoy (4L).
Blacak Ngilo menyerah dan mengaku kalah, singkat cerita akhirnya Blacak Ngilo menjadi murid setia Sunan Bonang dalam menyerbarkan ajaran Islam di Nusantara.***