SketsaNusantara.id - Raden Mohammad Ali Rahmatullah biasa dikenal sebagai Sunan Ampel merupakan salah satu dari tokoh Walisongo yang menyebarkan ajaran Islam di tanah Jawa.
Dakwahnya dalam mengembangkan ajaran Islam, selalu dengan metode pendekatan yang sangat baik, yakni melalui prinsip dakwah maw'izhatul hasanah wa mujadalah billati hiya ahsan.
Dasar metode dakwah tersebut merujuk pada al-Quran surat An-Nahl ayat 125, yang artinya:
“Seluruh manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik."
Diketahui, Sunan Ampel memiliki tugas untuk menyebarkan agama Islam di daerah Jawa Timur yakni tepatnya di Surabaya.
Maka tidak heran terdapat banyak peninggalan-peninggalan seperti masjid hingga gapura dari proses dakwah Sunan Ampel di Surabaya, Jawa Timur.
Situs peninggalan yang cukup terkenal dari Sunan Bonang ialah 5 Gapura sebelum memasuki masjid Sunan Ampel
Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Sunan Ampel, Biografi, Peran dan Ajarannya, 5 gapura peninggalan Sunan Ampel menyimbolkan rukun Islam.
1. Gapura Munggah
Gapura pertama berada di sebelah selatan masjid paling luar yang dinamakan Gapura Munggah. Artinya bahwa seorang Muslim berkewajiban memunaikan ibadah haji ke Masjidil Haram di Makkah al-Mukarramah.
2. Gapura Poso