SketsaNusantara.id - Infrastruktur merupakan salah satu tonggak penting dalam menunjang transportasi sekaligus serta menjamin berjalannya roda perekonomian.
Infrastruktur dalam membuka konektivitas sehingga memastikan kemudahan dan efisiensi perpindahan baik barang maupun jasa.
Meskipun diatas kertas infrastruktur sangat penting, tetapi bentang alam Indonesia yang beragam menjadi tantangan ketika pengembangan infrastruktur.
Oleh karenanya pembangunan infrastruktur harus mampu melihat dan menyesuaikan kondisi alam dari daerah yang akan dibangun.
Terdapat beberapa proyek infrastruktur yang telah mengadopsi hal tersebut, salah satunya adalah Kelok 9 yang berada di Provinsi Sumatera Barat.
Kelok 9 adalah sebuah jalan dari Padang ke Bukittinggi, dan menjadi akses dari Provinsi Sumatera Barat menuju ke Provinsi Riau atau sebaliknya.
Nama Kelok 9 sendiri bermakna 9 belokan, yang diambil dari 9 belokan yang membentuk jalan ini menjadi indah dan unik.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Kemenkeu RI, Kelok 9 berada di wilayah Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat.
Jalan ini berada sekitar 25 kilometer sebelah timur dari kota Payakumbuh, Sumatera Barat menuju ke arah Provinsi Riau.
Jalan telah dibangun semenjak periode penjajahan Hindia Belanda tepatnya tahun 1908-1914 dengan tujuan memudahkan transportasi dari Pelabuhan Teluk Bayur menuju pedalaman.
Pada awalnya jalanan ini cukup kecil dengan hanya sepanjang 300 meter dan lebar jalan yang hanya 5 meter.
Meskipun demikian, jalan ini menjadi sangat vital karena menghubungkan kota besar di Sumatera Barat dengan peningkatan volume kendaraan yang signifikan.