Meskipun sebagian besar jalan sudah dicor semen, kondisinya sangat sempit dan hanya cukup untuk satu motor.
Tikungan tajam tanpa pembatas jalan semakin menambah tingkat kesulitan perjalanan.
Beberapa rumah bahkan hanya berjarak kurang dari satu meter dari lereng yang curam.
Kemiringan jalan di Dusun Tempel sangat tajam, dengan sudut mencapai 25 hingga 33 derajat.
Baca Juga: Dikenal Sebagai Amazon-nya Indonesia, Inilah Fakta Unik Borneo: Pulau Terbesar Ketiga di Dunia!
Ini menunjukkan betapa curam akses menuju perkampungan tersebut.
Saat ini, Dusun Tempel dihuni oleh 48 kepala keluarga dengan total 172 penduduk, yang terdiri dari lansia, balita, dan anak muda.
Nama Dusun Tempel sendiri berasal dari lokasinya yang menempel di lereng Gunung Merbabu dan berbatasan langsung dengan desa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Baca Juga: Mengungkap Misteri dan Keindahan Leuweung Sancang: Hutan Legendaris di Ujung Kabupaten Garut
Salah satu fakta menarik tentang Dusun Tempel adalah keteguhan warganya saat erupsi Gunung Merapi pada tahun 2010.
Sementara banyak warga desa tetangga mengungsi, penduduk Dusun Tempel memilih untuk tetap tinggal di rumah mereka, meskipun jaraknya sangat dekat dengan gunung yang sedang erupsi.
Hujan abu sempat mengarah ke perkampungan mereka, namun mereka tetap bertahan di tempat tinggal masing-masing.
Baca Juga: Pernah Menjadi yang Paling Berpengaruh di Asia! Inilah Sejarah Kejatuhan Kerajaan Majapahit
Dusun Tempel bukan hanya menawarkan pemandangan yang menakjubkan, tetapi juga menunjukkan ketangguhan dan adaptasi luar biasa dari warganya terhadap kondisi alam yang ekstrem.***