SketsaNusantara.id - Pertunjukan wayang adalah salah satu cara berdakwah Sunan Kalijaga.
Saat itu masyarakat Jawa memang cukup menggemari pertunjukan wayang.
Hingga Sunan Kalijaga melakukan perjalanan dari Majapahit hingga Pajajaran untuk pertunjukan wayang keliling.
Salah satu lakon pewayangan yang paling digemari masyarakat Jawa saat itu yakni kisah Dewa Ruci.
Dikutip dari buku Atlas Wali Songo karya Agus Sunyoto, lakon Dewa Ruci adalah pengembangan dari naskah kuno Nawa Ruci.
Sunan Kalijaga konon cukup mendalam saat memaparkan ajaran tasawuf saat memainkan wayang lakon Dewa Ruci.
Lakon Dewa Ruci yang mengandung banyak simbol yang sarat ajaran agama.
Dikutip dari laman resmi Masjid Jenderal Sudirman, setiap bagian cerita pada lakon Dewa Ruci sarat ajaran agama.
Lantas bagaimana kisah lakon Dewa Ruci hingga simbol ajaran agama di dalamnya?
Lakon Dewa Ruci menceritakan perjalanan Raden Werkudara (Bima) yang diperintahkan sang guru, Resi Durna untuk mencari air suci atau Tirta Prawita Sari.