SketsaNusantara.id - Di perbatasan paling selatan Kabupaten Garut, terhampar sebuah hutan yang tidak hanya dikenal karena keangkerannya yang legendaris, tetapi juga karena keindahan alamnya yang memukau.
Leuweung Sancang, begitu masyarakat lokal menyebutnya, bukan sekadar kumpulan pohon dan sungai, hutan ini menyimpan cerita-cerita mistis dan sekaligus menjaga kekayaan alam yang tak ternilai.
Leuweung Sancang tidak hanya dikenal sebagai tempat yang keramat dalam mitos dan legenda, tetapi juga sebagai cagar alam yang penting bagi keberagaman hayati di Pulau Jawa.
Baca Juga: Pernah Menjadi yang Paling Berpengaruh di Asia! Inilah Sejarah Kejatuhan Kerajaan Majapahit
Dengan luas wilayah sekitar 2.313 hektar, hutan ini menawarkan pemandangan yang memesona, seperti terlihat dalam unggahan kanal YouTube Adrasa ID.
Mulai dari hutan dataran rendah yang rimbun, hingga hutan mangrove yang mengelilingi pantai-pantai indahnya.
Menurut cerita rakyat setempat, Leuweung Sancang dipercaya menjadi tempat di mana Prabu Siliwangi, raja dari kerajaan Sunda, beserta pasukan harimaunya yang terkenal, menghilang secara misterius.
Konon, mereka berubah menjadi Maung Bodas, harimau putih gaib penjaga hutan, yang hanya muncul di hadapan mereka yang berilmu tinggi atau dalam keadaan tertentu.
Keangkeran ini memperkuat citra hutan sebagai tempat yang disegani dan dihormati.
Meskipun dipenuhi dengan cerita mistis, Leuweung Sancang juga merupakan rumah bagi ribuan spesies flora dan fauna, beberapa di antaranya langka dan terancam punah.
Baca Juga: Cafe Vibes Ubud Bali di Banyuwangi, Makin Malam Semakin Seru buat Nongkrong, Nama Cafenya...
Di antara kekayaan alamnya, pohon-pohon raksasa, batu-batu besar, dan tebing-tebing curam menghadirkan panorama yang tak terlupakan.
Hutan ini juga melindungi beberapa jenis tumbuhan endemik, seperti pohon kapua yang langka dan hanya dapat ditemui di wilayah ini.