Dua perkampungan terkenal di daerah ini adalah Kampung Kapitan dan Kampung Al-Munawar.
Kampung Kapitan, yang berada di Kelurahan 7 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 1, dihuni oleh masyarakat Tionghoa sejak zaman Dinasti Ming.
Kampung ini dulunya luasnya mencapai 20 hektar dan dihuni oleh keturunan raja dari berbagai daerah yang datang untuk berniaga.
Saat ini, hanya tersisa dua bangunan asli Rumah Kapitan yang arsitekturnya menggabungkan gaya Rumah Limas Palembang, Cina, dan Belanda.
Selain Kampung Kapitan, terdapat juga Kampung Al-Munawar yang dihuni turun-temurun oleh warga peranakan Arab.
Sungai Musi telah membawa para pedagang Arab dari Hadramaut, Yaman, ke Palembang.
Kampung ini terletak di kawasan 13 Ulu dan menjadi salah satu dari beberapa kampung Arab di kota ini.
Selain menjadi tempat singgah, para pedagang Arab juga menjadikan Kampung Al-Munawar sebagai pusat penyebaran agama Islam.
Saat ini, Kampung Al-Munawar dihuni oleh 64 kepala keluarga dengan total penduduk sebanyak 315 orang.
Palembang terus melestarikan warisan budayanya, menjadikannya sebagai kota dengan sejarah yang kaya dan menarik untuk dijelajahi.***