Roro Mendut yang jadi tawanan Tumenggung Wiroguno pun menolak saat hendak dijadikan selir.
Apalagi Roro Mendut rupanya memiliki kekasih bernama Pronocitro.
Keduanya kemudian menyusun rencana agar bisa melarikan diri ke Pati.
Sayangnya, keduanya ditangkap pasukan Tumenggung Wiroguno hingga Pronocitro tewas di tempat.
Melihat sang kekasih meregang nyawa, Roro Mendut kemudian menyusul usai menusuk dirinya dengan keris.
Baca Juga: Gak Melulu Soal Wisata Religi, Demak Simpan 5 Destinasi Paling Hits, Cocok Untuk Healing Tipis-Tipis
Walaupun terdapat makam Roro Mendut dan Pronocitro di Kecamatan Berbah, Sleman namun kisah Roro Mendut masih diliputi misteri.
Sumber milik channel YouTube Senyum Indonesia menyebutkan bahwa dalam Babad Tanah Jawi yang disusun W.L Olthof (1941) tidak memuat nama Roro Mendut.
Sementara dalam buku De Graaf H.J berjudul Puncak Kekuasaan Mataram Politik Ekspansi Sultan Agung, kisah cinta Roro Mendut dan Pronocitro hanyalah gema puisi tentang penyerangan Pati oleh Mataram.***