SketsaNusantara.id - Pernahkah kita bertanya-tanya, di manakah sebenarnya titik tengah dari kepulauan Indonesia yang luas ini?
Tapi, untuk benar-benar memahami titik tengah geografis Indonesia, kita harus melihat lebih dekat pada posisi astronomisnya, seperti dilansir dari kanal YouTube Mahasiswa Geografi.
Pemerintah Indonesia baru-baru ini memindahkan ibu kota ke Ibu Kota Negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Pemilihan lokasi ini didasari pada konsep Indonesia sentris, yang bertujuan untuk mendistribusikan pembangunan lebih merata dan tidak hanya terfokus di Pulau Jawa.
Lokasi IKN dianggap strategis karena berada di tengah-tengah kepulauan Indonesia, yang diharapkan dapat menjadi simbol persatuan bangsa.
Selain IKN, ada juga keyakinan bahwa titik tengah Indonesia terletak di Desa Umpungeng, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.
Di sini, terdapat sebuah wilayah yang disebut Foshinatanae, yang dalam bahasa lokal berarti Pusat Tanah.
Wilayah ini adalah sebuah tanah lapang yang dikelilingi oleh batu-batu besar yang membentuk lingkaran, dengan sebuah batu di tengah-tengahnya yang diyakini sebagai penanda titik tengah Indonesia.
Kepercayaan ini telah lama dipegang oleh masyarakat setempat dan menjadi bagian dari budaya dan identitas mereka.
Sementara itu, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terdapat sebuah kawasan reklamasi Pantai Losari yang dinamai Center Point of Indonesia (CPI).
Kawasan ini dibangun dengan tujuan menjadi pusat baru bisnis dan pariwisata, dan namanya menunjukkan klaim bahwa lokasinya berada di tengah-tengah Indonesia.