SketsaNusantara.id - Peringatan Hari Bank Indonesia setiap 5 Juli dapat menjadi momen yang tepat untuk mengenal sejarah perbankan dan keuangan Indonesia.
Salah satu destinasi yang bisa dikunjungi adalah Museum Bank Indonesia yang berada di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat.
Museum yang berdiri di bekas gedung De Javasche Bank tersebut menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan sistem keuangan dan perbankan di Indonesia.
Dilansir SketsaNusantara.id dari laman resmi Bank Indonesia, Museum Bank Indonesia menghadirkan informasi mengenai perkembangan sistem pembayaran, kebijakan moneter, hingga sejarah perbankan nasional dari masa ke masa.
Selain menjadi tempat edukasi, museum ini juga menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Jakarta karena bangunannya yang memiliki nilai arsitektur tinggi.
Salah satu daya tarik Museum Bank Indonesia adalah koleksi numismatiknya yang sangat lengkap.
Pengunjung dapat menemukan uang Gobog peninggalan Majapahit, uang Kampua dari Buton, mata uang kerajaan Islam di Aceh dan Banten.
Di Museum ini, pengunjung juga bisa melihat uang kolonial peninggalan VOC dan Hindia Belanda seperti Duit, Stuiver, dan Gulden.
Bahkan, uang pada masa pendudukan Jepang, uang NICA, ORI, hingga berbagai seri Rupiah Bank Indonesia juga dipamerkan di museum ini.
Museum ini juga menyimpan koleksi Oeang Republik Indonesia (ORI), mata uang pertama Republik Indonesia yang diterbitkan setelah kemerdekaan.
Tidak hanya menampilkan koleksi uang, Museum Bank Indonesia juga menghadirkan ruang pamer yang menjelaskan perjalanan ekonomi Indonesia, krisis keuangan, serta perkembangan Bank Indonesia sebagai bank sentral.
Dikutip dari laman Indonesia Travel, Museum Bank Indonesia mengusung konsep modern dengan teknologi multimedia dan tampilan interaktif sehingga membuat pengunjung lebih mudah memahami sejarah ekonomi Indonesia.