jelajah

Fenomena Langka! Muncul Air Terjun 'Dadakan' di Tebing Pantai Papuma Jember, Tarik Perhatian Wisatawan

Selasa, 10 Februari 2026 | 21:15 WIB
Fenomena air terjun di Papuma (Tiktok @.me_daily)

SketsaNusantara.id - Media sosial tengah diramaikan dengan beredarnya video yang menunjukkan fenomena alam langka di Jember.

Fenomena langka tersebut terjadi salah satu kawasan wisata andalan Jember, Pantai Papuma atau yang akrab disebut sebagai Pasir Putih Malikan.

Dari video unggahan dari akun tiktok @.me_dnty, terlihat fenomena munculnya banyak air terjun yang secara mendadak muncul dan menghebohkan masyarakat sekitarnya.

Baca Juga: Pesona Desa Wisata Sidoharjo Kulon Progo: Trekking Air Terjun, Susur Goa Lawa, dan Seni Budaya di Alam Perbukitan Menoreh

Air terjun berjumlah banyak tersebut turun langsung dari puncak tebing-tebing disekitar Papuma dan jatuh menuju bibir pantai.

Sejumlah masyarakat menduga bahwa fenomena ini terjadi akibat intensitas hujan yang sangat tinggi di wilayah Jember selatan.

Fenomena ini menjadi pemandangan yang tak biasa dan menarik bagi wisatawan, mengingat tebing-tebing karang di Papuma biasanya kering dan hanya dihiasi tanaman hijau. 

Baca Juga: HIDDEN GEM! Begini Keindahan Air Terjun Kamumu di Luwuk Banggai Sulawesi Tengah bak Lukisan Tak Nyata

Kini, debit air yang besar menciptakan aliran deras yang terlihat seperti air terjun alami di beberapa titik.

Munculnya air terjun ini terjadi setelah wilayah Jember diguyur hujan lebat selama beberapa jam. 

Air hujan yang terkumpul di area perbukitan di atas pantai mencari jalan keluar melalui celah-celah tebing, menciptakan atraksi visual yang memukau.

Dari fenomena tersebut, muncul beberapa hal menarik antara lain kontrasnya warna air terjun yang berwarna putih bersih dengan dinding tebing yang gelap dan hijau akibat vegetasi sekitarnya.

Akibatnya, dari kejauhan air terjun ini akan terlihat jelas membentuk jaring-jaring memanjang yang menambah keindahan Papuma.

Meski demikian, fenomena ini rupanya bersifat sementara atau disebut sebagai fenomena ephemeral dimana air terjun biasanya akan hilang dalam waktu singkat begitu hujan reda dan cadangan air di atas perbukitan habis.

Halaman:

Tags

Terkini