jelajah

Misteri Asal-usul Pulau Jawa: Benarkah Berasal dari Nama Sebuah Tanaman?

Minggu, 8 Februari 2026 | 05:30 WIB
Ilustrasi asal mula penyebutan Pulau Jawa di Nusantara. (Pexels/Tom Fisk)

Berbagai alat serpih dari batu ditemukan di kawasan tersebut. Alat ini digunakan untuk memotong, menyerut, dan meruncingkan tombak. Temuan fosil binatang purba juga melimpah.

Fosil gajah, banteng, kerbau, rusa, hingga kuda nil purba ditemukan di Sangiran. Ukuran kuda nil purba bahkan dua kali lebih besar dari masa kini. Semua temuan kini tersimpan di Museum Sangiran.

Sekitar 1,8 juta tahun lalu, Jawa Tengah dan Timur berupa lembah luas. Diapit Gunung Selatan dan Gunung Kendeng, wilayah ini dipenuhi rawa dan danau. Di sinilah manusia purba berkembang.

Homo erectus hidup di sekitar aliran Sungai Cemoro. Lingkungan ini menyediakan air, makanan, dan perlindungan alami. Kehidupan mereka terus berkembang seiring perubahan alam.

Catatan Hindu Kuno menyebut Jawa dahulu bernama Nusa Kendang. Pulau ini digambarkan sebagai rangkaian daratan yang kemudian menyatu akibat letusan dan gempa besar.

Babad kuno mencatat letusan besar terjadi pada 296 Masehi. Gempa dahsyat juga memisahkan beberapa wilayah menjadi pulau tersendiri. Proses alam membentuk Jawa seperti sekarang.

Sumber lain menyebut migrasi manusia besar-besaran ke Jawa sejak 3.000 SM. Gelombang perpindahan ini membawa teknologi pertanian dan sistem persawahan. Peradaban pun berkembang bertahap.

Dalam naskah kuno, disebutkan, “Jawa yang saat itu bernama Nusa Kendang ditemukan sebagai pulau yang ditutupi hutan dan dihuni serbagai jenis binatang buas dan tanah datarnya ditumbuhi tanaman yang dinamakan Jawi.” Dari sinilah nama Jawa diyakini berasal.

Beragam catatan tersebut menunjukkan asal usul Jawa tidak berdiri tunggal. Sejarah, legenda, dan sains saling melengkapi. Pulau ini menjadi saksi perjalanan panjang manusia sejak masa purba.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini