Wilayah itu kemudian dikenal sebagai Wonokerso. Nama tersebut merujuk pada kawasan hutan yang diizinkan untuk dihuni. Tanahnya dikenal subur hingga sekarang.
Masjid Tiban diperkirakan dibangun pada 1479 Masehi. Usianya kini lebih dari lima abad. Bangunan inti masih dipertahankan dengan perbaikan terbatas.
Di dalam masjid terdapat empat tiang saka guru. Mimbar kayu kuno masih digunakan hingga kini. Pintu masjid dibuat lebih pendek dari ukuran umum.
Pintunya kecil, kalau masuk rumah Allah harus merunduk atau hormat. Tempat imam lebih pendek (artinya) menguasai ilmu atau menep.
Perawatan masjid dilakukan secara rutin. Pembersihan dilakukan dari serambi hingga halaman. Perawatan kayu dibantu bahan khusus dari Dinas Purbakala Wonogiri.
Masjid Tiban Wonokerso terus dijaga sebagai situs sejarah. Bangunan ini menjadi bagian penting dari jejak awal penyebaran Islam di Jawa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!