1. Batu Prasasti Sendang Kamal
Prasasti yang ada di lokasi ini menurut sejarah berjumlah empat buah, namun satu di antaranya dipindahkan ke inventaris di museum nasional dengan nomor D-37 dan diduga prasasti ini dibawa ke Batavia atau yang sekarang bernama Jakarta.
Tiga prasasti yang masih berada di area Sendang Kamal sebenarnya tidak tersusun rapi menjadi satu baris, namun ditemukan di berbeda tempat namun dijadikan satu supaya mudah perawatannya.
Nampak dalam video unggahan tersebut, batu prasasti ini memiliki pahatan tulisan yang sudah mengalami keausan.
“Pak imam selaku juru perawat sendang juga menjelaskan, memang terjadi keausan pada batu ini untuk dibaca dan dulunya ada Ilmuwan dari Belanda yang pernah membaca ukiran ini meskipun hanya 12 baris bagian awal bagian sisi depan.” ujar pemilik akun YouTube Assameda.
Prasasti ini dikenal dengan nama Kawambang Kulwan. Sejumlah pihak meyakini bahwa prasasti tersebut memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Medang Kamulan atau Kerajaan Mataram Kuno.
Sekitar 70 tahun setelah masa pemerintahan Mpu Sindok dari Mataram Kuno (Medang), tidak banyak catatan sejarah yang menjelaskan pemerintahan raja-raja sebelum munculnya Raja Airlangga. Karena itu, kawasan ini menyimpan banyak sejarah yang masih perlu dipelajari dan ditelusuri.
2. Bangunan Benteng Belanda
Benteng peninggalan Belanda yang tidak lagi memiliki atap tersebut hingga kini masih tampak kokoh dan berdiri tegak di bagian tengah kawasan.
Bilik-bilik dalam bangunan peninggalan Belanda dulunya digunakan sebagai tempat berganti pakaian para serdadu Belanda setelah mandi di sendang.
Benteng tersebut juga diketahui pada masa lalu dimanfaatkan oleh prajurit Belanda sebagai tempat bersantai setelah mandi di Sendang Kamal.
Tak jarang para pengunjung memanfaatkan bilik tersebut sebagai spot berfoto, dengan latar belakang dinding putih yang sederhana namun estetik.
Nuansa bangunan yang unik dan bernilai sejarah membuat hasil foto terlihat menarik dan memiliki daya tarik tersendiri.
Baca Juga: Letaknya di Lereng Gunung, Telaga di Magetan ini Tak Pernah Sepi Pengunjung