Ada kisah menarik dalam asal usul penamaan Gunung Welirang yang rupanya berkaitan dengan kekayaan alam di dalamnya.
Nama Welirang berasal dari bahasa Jawa yang memiliki arti air panas atau air mendidih.
Penamaan tersebut merujuk pada fenomena alam di Gunung Welirang yang dikenal memiliki banyak sumber air panas.
Namun sumber lain menyebutkan, kata welirang juga berarti belerang dalam bahasa jawa, mengacu kepada salah satu kekayaan alam pada gunung ini.
Gunung berapi yang masih aktif ini sering mengeluarkan asap dan cairan belerang.
Tak heran, banyak penambangan belerang di Gunung Welirang, bahkan kabarnya sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.
3. Perbedaan Gunung Welirang dan Gunung Arjuno
Dua gunung yang saling berdekatan ini sering dianggap sebagai satu gunung yang sama.
Padahal menurut Siti Nur Aidah dalam buku Kitab Traveling dan Wisata Indonesia Kota Malang (2021), Gunung Arjuno dan Gunung Welirang bukan gunung yang sama.
Gunung Welirang memiliki tinggi puncak 3.156 mdpl, sementara puncak Gunung Arjuno berada di ketinggian 3.339 mdpl.
Selain itu, Gunung Welirang dilaporkan masih aktif sementara Gunung Arjuno sebaliknya.
4.Miliki Banyak Wisata Alam
Selain hamparan hijau, Gunung Welirang juga menawarkan beragam wisata alam mulai dari air tejun hingga pemandian air panas.