jelajah

5 Fakta Menarik tentang Sasando, Alat Musik Tradisional Khas Pulau Rote yang Mendunia, Memiliki Makna Filosofis Siklus Hidup Bayi

Sabtu, 25 Oktober 2025 | 19:45 WIB
Sasando, alat musik tradisional khas Pulau Rote Nusa Tenggara Timur. (Indonesia.travel)

 

SketsaNusantara.id - Pulau Rote adalah salah satu dari ribuan pulau yang ada di Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan kekayaan alam dan budayanya.

Pulau yang merupakan bagian dari Kabupaten Rote Ndao ini adalah wilayah paling Selatan Indonesia.

Meski berada di wilayah paling Selatan Indonesia, pulau ini terkenal akan warisan budayanya seperti budidaya lontar dan topi adat Ti’i Langga.

Baca Juga: Liburan Natal dan Tahun Baru 2025 di Jember? Cukup Bayar 13 Ribu Bisa Main Sepuasnya dari Berenang hingga Main Alat Musik Tradisional

Kekayaan budaya yang sangat terkenal dan menjadi ciri khas dari pulau ini adalah alat musik Sasando yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya takbenda

Sudah ada sejak abad ke-7, Sasando merupakan warisan nenek moyang masyarakat Rote dan dikenal seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia.

Berikut 5 fakta tentang Sasando, alat musik tradisional khas Pulau Rote yang menarik untuk diketahui.

Baca Juga: Alat Musik Unik dari Papua, Dibuat dari Kulit Iguana dan Hanya Dimainkan Lelaki, Biasanya untuk Tarian Perang

1. Terbuat dari Bambu dan Daun Lontar

Sasando berbentuk tabung panjang yang terbuat dari bambu dengan senar-senar yang dikencangkan di sekelilingnya.

Di tengah tabung terdapat semacam jembatan yang digunakan untuk mengatur nada.

Alat musik ini terbuat dari bambu, daun lontar dan senar-senar dari kawat atau nilon. Daun lontar digunakan untuk menjadi resonator untuk memperkuat suara.

Halaman:

Tags

Terkini