Kuliner yang menyerupai rengginang ini bercita rasa gurih dengan tekstur renyah, sehingga digemari oleh berbagai kalangan.
Untuk menikmati kuliner ini, dapat membeli di pasar tradisional dengan harga yang terjangkau dan biasa dijajakan dalam kondisi sudah digoreng matang.
3. Kagape
Kagape adalah kuliner khas Bima yang berbahan dasar kikil, daging sapi, kerbau atau kambing.
Proses membuatnya sangat sederhana, yakni dengan merebus atau membakar kaki sapi mentah hingga empuk dan menjadi kikil.
Kikil yang telah diiris kecil-kecil dituangkan ke dalam santan kelapa mendidih lalu dicampur dengan daging, jeroan, limpa, hingga hati sapi.
Kemiri, jintan, sereh, bawang merah, dan bawang putih yang telah dihaluskan juga ditambahkan untuk memberikan rasa gurih pada kuah.
Berdasarkan sejarah, kuliner Kagape ini pada awalnya merupakan makanan raja dan tamu-tamu dari kesultanan Bima yang menggunakan daging rusa.
Seiring perkembangannya daging yang digunakan berubah menjadi daging sapi, kerbau, atau kambing.
4. Range
Range adalah kue khas Bima yang menjadi pelengkap dari Jangko, yakni bingkisan yang berisi berbagai macam jenis kue dan nasi yang disebut oha santa dan oha mina.
Jangko yang di dalamnya juga terdapat kue range biasa dihidangkan dalam acara-acara doa dan hajatan warga dan biasa dibagikan setelah acara doa selesai.
Kue berbahan dasar beras ketan, gula, dan kelapa ini memiliki cita rasa yang manis dan gurih.
Untuk menikmatinya dapat membeli di toko oleh-oleh atau pasar tradisional. Karena kualitasnya yang tahan lama, kue Range cocok untuk dijadikan oleh-oleh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!