jelajah

Bikin Kangen! 5 Permainan Tradisional Indonesia Ini Punya Sejarah, Filosofi, dan Manfaat yang Baik untuk Anak, Sayangnya Kini Sudah Jarang Dimainkan

Senin, 15 September 2025 | 20:30 WIB
Congklak, salah satu permainan tradisional Indonesia yang melatih rasa tanggung jawab. (Indonesia.go.id)

Permainan tradisional ini menggunakan sebuah papan berlubang dan biji-biji kecil yang digunakan untuk bermain.

Cara bermainnya sederhana, pertama-tama 98 biji-bijian dibagi sama rata pada 14 lubang yang dibagi menjadi dua baris. Terdapat dua lubang yang disebut Lumbung di masing-masing ujung papan yang dibiarkan kosong.

Setiap pemain yang terdiri atas dua orang akan bergantian mengambil biji dari lubang miliknya dan meletakkannya satu persatu ke dalam lubang berlawanan arah jarum jam termasuk pada Lumbung miliknya.

Permainan berakhir ketika semua biji pada baris sudah habis dan pemenang ditentukan oleh biji terbanyak pada lumbung.

Filosofi permainan ini adalah mengajarkan untuk tidak berlebihan, saling berbagi dengan orang lain, serta bertanggung jawab terhadap hidup kita sendiri.

3. Galah Asin/Gobak Sodor

Galah Asin atau Gobak Sodor adalah permainan yang dilakukan beregu antara dua tim yang berjumlah genap antara 6-10 orang.

Dua tim tersebut adalah tim jaga dan tim serang yang akan saling berhadapan dalam sebuah lapangan 9x4 meter dan terbagi menjadi 6 bagian.

Tim serang harus berhasil melewati setiap kotak yang dijaga untuk menuju kotak paling belakang untuk dapat memenangkan permainan. Kemenangan untuk tim jaga adalah jika dapat mengenai semua pemain dari tim serang.

Manfaat dari permainan ini adalah melatih kerjasama, motorik, dan strategi.

4. Bola Bekel

Permainan ini sangat populer di kalangan anak perempuan di Indonesia karena cara bermainnya yang mudah dan menggunakan bola pantul kecil serta kecik atau kuwuk yang berupa cangkang kerang kecil.

Cara bermainnya sederhana, pemain harus melemparkan bola sambil menggenggam kecik lalu menjatuhkannya dan menangkap kembali bola yang telah terpantul.

Pada lemparan bola yang kedua, pemain harus mengambil kecik sesuai dengan ketentuan hingga seterusnya.

Permainan ini melatih koordinasi tangan dan mata, serta mengasah keterampilan motorik halus. Selain itu juga mengajarkan tentang aturan, strategi, dan meningkatkan kesabaran.

Halaman:

Tags

Terkini