jelajah

Bikin Kangen! 5 Permainan Tradisional Indonesia Ini Punya Sejarah, Filosofi, dan Manfaat yang Baik untuk Anak, Sayangnya Kini Sudah Jarang Dimainkan

Senin, 15 September 2025 | 20:30 WIB
Congklak, salah satu permainan tradisional Indonesia yang melatih rasa tanggung jawab. (Indonesia.go.id)

 

SketsaNusantara.id - Dunia anak adalah dunia bermain. Permainan dapat menjadi media belajar bagi anak dalam banyak aspek, seperti aspek kognitif, emosi, sosial, dan perkembangan fisik.

Di Indonesia terdapat banyak sekali permainan anak-anak yang dapat menstimulasi aspek-aspek tersebut. Seiring dengan perkembangan zaman, jenis permainan anak sudah sangat bervariatif.

Namun dari sekian banyak permainan tersebut, Indonesia memiliki permainan-permainan tradisional yang tidak kalah menarik untuk dimainkan.

Harus bersaing dengan permainan-permainan modern, beberapa permainan tradisional ini memiliki sejarah, filosofi, dan manfaat yang sangat baik untuk perkembangan anak.

Baca Juga: Pro Kontra Permainan Gasing Penghapus yang Viral di Medsos, Guru Ingatkan Bahayanya bagi Siswa SD: Beresiko Lukai Anak hingga Dinilai Pemborosan

Berikut 5 permainan tradisional tersebut yang harus terus dilestarikan agar tidak punah.

1. Engklek

Engklek adalah permainan tradisional yang dilakukan dengan melompat-lompat pada kotak-kotak yang digambar di atas tanah pada bidang datar.

Lompatan yang dilakukan harus menggunakan satu kaki dari satu kotak ke kotak lainnya tanpa melompat pada kotak berpenanda sebuah batu yang disebut Gacok.

Baca Juga: 4 Balapan Tradisional Unik di Indonesia selain Pacu Jalur yang Wajib Anda Ketahui, 2 di Antaranya Menggunakan Sapi

Sejarah Engklek berasal dari Roma, Italia yang disebut dengan Hopscotch. Pada era kolonial Belanda permainan ini disebut dengan Zondag Mandaag.

Manfaat permainan Engklek adalah koordinasi antara gerak kaki, lengan, dan tangan dalam menjaga keseimbangan tubuh, melatih kesabaran, meningkatkan kekuatan otot, serta melatih kepercayaan diri anak.

2. Congklak

Halaman:

Tags

Terkini