jelajah

Menyusuri De Djawatan Banyuwangi, Tempat yang Membuatmu Lupa Masih di Indonesia

Kamis, 11 September 2025 | 20:00 WIB
Hutan Trembesi Djawatan Banyuwangi. (SketsaNusantara.id/Viony Fako Syahputri)

 

SketsaNusantara.id – Saat pertama kali menjejakkan kaki di De Djawatan, ada satu kesan yang langsung menyeruak: “Ini beneran di Indonesia?”

Bayangkan deretan pohon trembesi raksasa dengan dahan meliuk-liuk dan lumut yang menggantung bak tirai alam.

Cahaya matahari yang menyusup di sela dedaunan menciptakan efek dramatis seperti di adegan film fantasi ala Lord of the Rings.

Baca Juga: Lagi di Situbondo tapi Bingung Mau kemana, Yuk Intip 5 Tempat Wisata Populer Berikut Ini!

Inilah pesona tersembunyi Banyuwangi yang perlahan mulai mencuri perhatian para penjelajah alam.

Sebelumnya, De Djawatan Benculuk adalah tempat penyimpanan kayu jati milik Perhutani.

Namun, keindahan alamnya yang unik membuat lokasi ini bertransformasi menjadi objek wisata populer.

Baca Juga: Wisata Sejarah di Malang Jawa Timur, Inilah Pesona Candi Singosari dan Kisah Legendanya yang Memikat

Pohon-pohon trembesi raksasa yang telah ada puluhan tahun, dengan dahan bercabang, dedaunan hijau segar, serta akar yang besar dan kuat, menciptakan kanopi alami yang megah.

Dilansir SketsaNusantara.id dari Indonesia.go.id, Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Panca Putra Sihite, menjelaskan:

“Pohon-pohon trembesi di De Djawatan jumlahnya ratusan batang, sepertiganya berusia 100-200 tahun.”

Selain itu, lokasinya mudah dijangkau karena dekat jalan raya dan terawat dengan baik. Jalur pejalan kaki yang rapi, kursi-kursi kayu artistik, serta beberapa ornamen tambahan membuat pengalaman berkeliling semakin nyaman. Atmosfernya yang sejuk dan tenang sangat ideal untuk healing dan melepas penat dari hiruk pikuk kota.

De Djawatan terletak di Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi. Dari pusat kota hanya butuh sekitar 30-45 menit menggunakan kendaraan. Rute menuju lokasi bisa diakses dengan mudah melalui Google Maps.

Halaman:

Terkini