Kampung edukatif ini kini telah berkembang menjadi pusat kegiatan yang menggabungkan pendidikan, seni, dan kreativitas.
Kampung ini berfungsi sebagai perpustakaan terbuka yang menyediakan berbagai jenis buku, mulai dari buku pelajaran, sastra, hingga buku cerita anak-anak.
Kampung Batja tidak hanya menyediakan buku untuk dibaca, tetapi juga mengadakan berbagai kegiatan dan program yang menarik.
Beberapa program unggulan di antaranya, klub baca, workshop kreativitas, storytelling, dan kelas literasi digital.
2. Museum Huruf
Museum Huruf adalah destinasi unik yang didedikasikan untuk melestarikan sejarah dan budaya tulis-menulis, menampilkan berbagai koleksi dari prasasti kuno hingga alat tulis modern.
Museum ini berdiri pada tahun 2016 yang mana menjadi saksi bisu perjalanan panjang aksara di Nusantara.
Selain itu, Museum Huruf juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya literasi dan komunikasi tertulis dalam sejarah peradaban manusia.
Museum ini menyimpan naskah kuno, buku bersejarah, dan replika prasasti dari berbagai daerah, seperti aksara Jawa kuno dan Bali.
Adapun alat tulis dari masa lampau hingga sekarang, seperti pena bulu dan komputer, juga ditampilkan.
Baca Juga: Mpok Alpa Punya Keinginan Terakhir yang Belum Tercapai, Sang Suami Ungkap Begini
3. Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka)
Pusat Penelitian Kopi dan Kakao atau Puslitkoka merupakan lembaga penelitian kopi dan kakao pertama di Indonesia, yang didirikan sejak 1911.