Sedangkan untuk tiket masuk di pantai Bandealit ini hanya seharga enam ribu rupiah yang dibayar saat memasuki ‘Taman Nasional Menubetiri’, cukup terjangkau untuk menikmati pemandangan estetik laut birunya, menurut akun @artibintang.
Lokasi sekitar pantai ini juga sudah ada warung-warung yang menjual makanan untuk para pengunjung. Jadi, tak perlu khawatir mencari penjual makanan di pantai tersebut.
Dilansir melalui tiktok @ipunk, suasana di pantai ini tergolong tidak terlalu ramai. Karena pantai ini masih jarang terjamah banyak orang. Begitu pengunjung masuk, sudah disambut pemandangan laut biru yang memesona beserta pasir putihnya.
Meski tak banyak pengunjung, tetapi di area pantai Bandealit ini juga terlihat beberapa orang yang datang untuk camping, menurut @artibintang.
Adapun fakta unik yang ada di wilayah ini selain pemandangan lautnya, yaitu muara air laut yang terletak tak jauh dari pantai tersbut.
Muara ini masih sangat bersih dan sama sekali belum ada sampah karena belum diketahui banyak pengunjung. Letak muara ini tak jauh dari pantai Bandealit, dan hanya berjarak beberapa kilo dari pantai.
Yang paling menakjubkan adalah, muara ini mirip seperti danau Ranukumbulo di atas gunung Semeru. Pemandangan muara ini pun tak kalah estetik dengan pantai Bandealit.
Suasana di muara ini pun masih sangat sepi dan hanya sering dikunjungi oleh orang - orang suka memancing ikan. Jadi, hanya orang-orang yang sering memancing saja yang tahu area ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini