SketsaNusantara.id - Telur bukan sekadar bahan masakan sehari-hari. Di tangan juru masak istana, telur bisa menjadi hidangan berkelas yang sarat cita rasa, sejarah, dan kearifan lokal.
Beberapa resep olahan telur dari Kraton Yogyakarta menunjukkan bagaimana bahan sederhana bisa menjelma menjadi kuliner agung. Salah satunya bahkan menjadi favorit Sri Sultan Hamengku Buwono VIII.
Dikutip SketsaNusantara.id dari buku Ensiklopedia Kraton Yogyakarta, inilah 2 masakan olahan telur yang memperkaya khazanah kuliner Nusantara.
1. Semur Dadaran Telur
Dalam dapur Kraton, bumbu dasar seperti bawang merah, bawang putih, merica, dan pala menjadi fondasi utama rasa. Tambahan kecap memperkaya rasa gurih-manis yang khas.
Dari racikan ini lahirlah menu seperti Semur Dadaran Telur, hidangan semur soun khas Kraton yang diberi irisan tipis telur dadar.
Penggunaan soun dan irisan telur tipis menciptakan tekstur dan rasa yang elegan namun tetap membumi.
2. Sate Telur
Tak kalah menarik adalah Sate Telur, hidangan yang dibuat dari telur kocok yang dikukus dan dipotong dadu besar.
Setelah itu, potongan telur ini dioles santan dan dibakar seperti sate. Rasa gurih yang berpadu dengan aroma asap dari pembakaran menciptakan cita rasa unik yang konon menjadi favorit Sri Sultan HB VIII.
Tidak seperti sate pada umumnya yang berbahan daging, sate telur ini menghadirkan kesan lembut di lidah.