jelajah

Liburan ke Candi Borobudur di Magelang? Ingat, Dilarang Injak Stupa Ya! Ini 2 Alasannya Menurut Balai Konservasi

Jumat, 30 Mei 2025 | 07:30 WIB
Alasan Balai Konservasi larang stupa di Borobudur diinjak (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Salah satunya karena faktor konservasi dan perlindungan terhadap salah satu warisan budaya tersebut.

Dikutip SketsaNusantara.id dari akun TikTok @konservasiborobudur, stupa di Candi Borobudur dilarang diinjak untuk mencegah terjadi aus pada permukaannya.

“Kalau jutaan orang menaikkan kaki dan ingin meraih Kunto Bumo, yang terjadi adalah keausan pada permukaan bagian padmasana,” ungkap Balai Konsrevasi Borobudur.

Baca Juga: Heboh Kabar Pemasangan Eskalator di Candi Borobudur Jelang Kunjungan Presiden Prabowo, Netizen: Relate sama Status Gibran

Selanjutnya, alasan kedua larangan menginjak stupa dan memegang arca Kunto Bimo berkaitan dengan rasa toleransi umat beragama.

Seperti yang diketahui, Candi Borobudur merupakan tempat ziarah, meditasi, hingga simbol kejayaan Buddhisme di Nusantara.

“Ini adalah objek pemujaan atau simbol religius dari umat Budha,” ungkap Balai Konservasi Borobudur dalam unggahan tanggal 19 Desember 2022.

Sebagai elemen yang disakralkan oleh umat Budha, pengunjung pun diminta untuk menghargai dengan cara tidak menginjak stupa dan memegang arca di dalamnya.

“Karena ini elemen yang disakralkan oleh saudara-saudara kita umat Budhak sudah seharusnya kita mengharaginya,” tutur petugas Balai Konservasi Borobudur.

Hingga saat ini, larangan tersebut terus berlaku. Balai Konservasi dan pengelola Candi Borobudur pun secara rutin mengingatkan para pengunjung yang datang.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini