SketsaNusantara.id - Candi Borobudur di Magelang bukan hanya sekedar warisan dunia, namun juga menjadi salah satu objek wisata terkenal di Indonesia.
Candi Budha yang sering disebut berada di Yogyakarta ini selalu penuh pengunjung baik dari kalangan wisatawan lokal, mancanegara maupun rombongan pelajar.
Tak terkecuali, Presiden Prancis Emmanuel Macron yang datang ke Indonesia dalam kunjungan kenegaraannya.
Dalam kunjungan kerjanya, Presiden Prancis Emmanuel Macron meminta berkunjung ke Candi Borobudur.
Ditemani Presideen Prabowo Subianto, Emmanuel Macron dan rombongan akhirnya mengunjungi salah satu ikon Indonesia tersebut.
Kunjungan itu pun sempat viral, salah satunya karena tindakan rombongan Presiden Prancis dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya yang menginjak stupa saat hendak mencoba memegang arca Budha atau Arca Kunto Bimo.
“Sepengetahuan saya, sekarang nggak boleh lon menginjak stupa dan mencoba menyentuh arca Budha,” tulis akun @virzihni.
Larangan Menginjak Stupa
Pada tahun 2016 lalu, Balai Konservasi Borobudur mengeluarkan 2 larangan bagi pengunjung.
Pertama, pengunjung Borobudur dilarang menginjak stupa-stupa yang ada di candi.
Dan kedua, pengunjung juga dilarang untuk memegang stupa, termasuk memasukkan tangan ke dalam stupa untuk memegang arca Budha atau arca Kunto Bimo.
Ada alasan kenapa Balai Konservasi Borobudur menerapkan larangan menginjak stupa dan memegang Arca Kunto Bimo.