jelajah

Kondangan di Perkampungan Transmigrasi ini Full Toleransi! Jaga Tamu Muslim Tetap Aman Santap Menu Resepsi

Selasa, 20 Mei 2025 | 09:45 WIB
Ilustrasi, pesta pernikahan tinggi toleransi di kampung imigrasi. (Pixabay/ANURAG1112)

Namun tak semuanya beruntung bisa menggelar pesta pernikahan di kampung halaman, yang akan dihadiri oleh semua keluarga besar.

Ada juga para perantau yang 'terpaksa' menggelar pesta pernikahannya tanpa dihadiri semua keluarga besar karena terkendala jarak.

Seperti halnya yang terjadi di salah satu perkampungan transmigrasi ini.

Pesta pernikahan di tanah rantau tetap meriah bahkan tinggi akan nilai toleransi.

Hal ini tampak dari pesta pernikahan yang tengah diselenggarakan oleh keluarga nasrani ini.

Tak hanya mengundang tetamu yang seagama, ada juga tamu muslim yang tampak hadir dalam acara spesial ini.

Disebutkan jika muslim di kawasan ini termasuk minoritas, namun tak membuatnya menjadi tersisihkan.

Salah satu buktinya adalah dengan tetap diundangnya tetamu beragama Islam dalam pesta ini.

Uniknya, tak sekedar mengundang tetapi juga menyediakan menu halal sehingga tamu muslim tak perlu was-was saat menyantap menu kondangan.

Tidak hanya itu, tuan rumah yang beragama nasrani ini telah menyediakan dua ruangan yang berbeda, untuk tamu muslim dan non muslim.

Ruangan yang berbeda ini bukan sebagai bentuk diskriminasi, justru di sinilah letak tingginya toleransi.

Hal ini karena satu ruangan dikhususkan untuk tetamu muslim dengan menyediakan menu bersertifikat halal, yang penyembelihan hewan hingga pengolahan masakan dilakukan oleh orang Islam.

Sementara di ruang yang lainnya, dikhususkan untuk tetamu non muslim karena menyediakan hidangan non halal seperti babi.

Perkampungan transmigrasi yang tinggi akan toleransi ini berlokasi di SP (Satuan Pemukiman) 5 Air Upas, Ketapang, Kalimantan Barat.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!

Halaman:

Tags

Terkini