jelajah

Alahan Panjang, Surga Tersembunyi di Sumatera Barat yang Mirip Swiss: Udara Sejuk, Danau Indah, dan Alam Asri

Selasa, 20 Mei 2025 | 08:45 WIB
Pemandangan danau yang sejuk di Alahan Panjang, nagari mirip Swiss Sumatera Barat. (Instagram/danaukembarscenery)

 

SketsaNusantara.id - Banyak yang berangan-angan tinggal di pedesaan Eropa, jauh dari kebisingan kota dan arus kehidupannya yang berputar cepat.

Katanya, pesona hamparan bukit hijau dan hutannya yang tidak padat membuat hati lebih tenteram saat memandang.

Padahal tidak perlu jauh-jauh ke Eropa, pedesaan di Indonesia juga ada yang mempunyai panorama serupa.

Baca Juga: Rendang Viral jadi Isu Nasional Usai Konten Willi Salim, Ini 4 Fakta Makanan Khas Sumatera Barat yang Didaftarkan ke UNESCO

Salah satunya adalah nagari Alahan Panjang di Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Nagari ini dijuluki banyak orang sebagai Eropa-nya Sumatera.

Nagari ini dihiasi oleh perbukitan berselimut kabut tipis di kejauhan dan danau tenang membentang yang menjadikannya mirip dengan keindahan alam Swiss.

Ditambah lagi karena lokasinya berada di dataran tinggi, nagari ini begitu sejuk dan dingin meski tiada salju berjatuhan ke tanahnya.

Baca Juga: Polisi Tembak Polisi di Sumatera Barat, Benarkah Pelaku Merupakan Bekingan Tambang Liar?

Semakin banyak wisatawan dari berbagai tempat berdatangan kemari, warga Alahan Panjang pun semakin melek akan potensi wisata kampung tersebut.

Inilah yang jadi cikal bakal bermunculan spot-spot glamping, penginapan, hingga tempat-tempat menyeduh kopi hangat di sana.

Salah satunya adalah Koperasi Produsen & Serba Usaha (KPSU) Solok Radjo pada tanggal 14 Februari 2014.

Baca Juga: 5 Fakta Terbaru Indra Septiarman, Buronan Kasus Pembunuhan Nia Kurnia Sari di Padang Pariaman Sumatera Barat, Bikin Kesulitan Polisi Mengejar?

Awalnya bergerak dalam industri kopi dan pemberdayaan tani kopi, kini mulai berkembang jadi edu wisata yang menyediakan fasilitas camping, kedai kopi dan tempat makan, hingga area bermain anak-anak dengan konsep alam.

Halaman:

Tags

Terkini