Penyerang tersebut memaksa Raja Kerta Bumi harus melarikan diri hingga ke wilayah Jember Jawa Timur.
Dalam pelariannya, Raja Brawijaya V dan para pengikutnya sampai di sebuah lapangan di Jember dan segera mendirikan benteng pertahanan yang kemudian dikenal sebagai Beteng Semboro.
Sebelum sampai di Jember, Raden Brawijaya pernah menyelamatkan diri bersama pasukannya ke wilayah Tengger, namun Raden Patah mampu mengejar.
Brawijaya V dengan segala pasukan yang belum aman akhirnya memutuskan menjauhi wilayah Tengger hingga memasuki wilayah Jember.
Awal Benteng Semboro ditemukan hanyalah berupa hamparan tanah lapang seluas 5 ha dengan gundukan tanah dan tumpukan batu bata yang tingginya 2,5 m dengan ketebalan 80 cm.
Pada salah satu sisi Benteng Semboro terdapat sumur air yang tak pernah kering walaupun di tengah musim kemarau.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!