SketsaNusantara.id- Masjid Jami Al Baitul Amien merupakan pusat sejarah dan ikon di Kabupaten Jember.
Selain itu, masjid yang terletak di Jalan Raya Sultan Agung, sebelah barat alun-alun Kabupaten Jember ini, merupakan bagian dari akar kesejarahan di daerah tersebut.
Kendati sejarah berdirinya tidak pasti, Masjid Jami Al Baitul Amien telah mengalami renovasi telah mengalami renovasi pada tahun 1939 dan pembaruan lebih lanjut pada tahun 1973, sehingga menghasilkan penampilan yang memukau.
Diketahui, berdasarkan prasasti yang tertempel di bangunan Masjid, Masjid Al Baitul Amien diresmikan pada tanggal 03 Mei 1976.
Didirikan dekat dengan alun-alun, tempat yang menjadi pusat kegiatan sosial dan politik, Masjid ini menandakan keberadaannya sebagai icon penting di kota Jember.
Nama Al Baitul Amien memiliki arti Rumah Allah yang Aman. Hal itu diungkapkan oleh Takmir Majid bernama Hasin.
“Bisa juga diartikan rumah yang dapat dipercaya,” katanya, Jum’at 28 Maret 2025.
Diketahui, dua kali dalam sebulan, Masjid yang berkapasitas lebih dari sepuluh ribu jemaah tersebut memberikan sejumlah bantuan kepada fakir, miskin, dhuafa, dan janda sebatangkara melalui lembaga amil zakat, infak, dan sedekah.
"Kegiatan peduli janda ini kami secara bergantian memberikan bantuan berupa sembako dan juga pemberdayaan ekonomi dalam bentuk permodalan (usaha) serta pendampingan langsung untuk kemajuan usahanya," ujarnya.
Baca Juga: Cuma 10 Ribu! Keindahan di Bukit Samboja Jember bak Surga Tersembunyi dengan Panorama Istimewa
Lebih lanjut kata Hasin, Masjid yang terletak di sekitar Alun-Alun Jember ini terbuka untuk semua kalangan termasuk nonmuslim. Biasanya, juga menjadi tempat jujugan bagi lintas agama untuk mendapatkan edukasi mengenai masjid.