SketsaNusantara.id- Nama Amelia Yani mungkin tak seterkenal dari sang Ayah yakni Jenderal Ahmad Yani pahlawan revolusi Indonesia yang begitu terkenal hingga sekarang.
Amelia Yani adalah salah satu anak perempuan dari Jenderal Ahmad Yani dimana Ayahnya itu harus menjadi korban dalam tragedi subuh berdarah G30S PKI.
Sosok Amelia Yani inilah yang harus menyaksikan sang Ayah diculik dan terbunuh di rumahnya sendiri hingga membuatnya trauma hampir selama 20 tahun lamanya.
Baca Juga: Biografi Kyai Imam Mursyid Muttaqien, Satu Pejuang Ulama Jadi Korban Kekejian PKI
Berikut ini profil lengkap mengenai sosok Amelia Yani yang mungkin belum banyak diketahui berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id dari webstie p2k.stekom.ac.id.
Amelia Achmad Yani adalah wanita kelahiran 22 Desember 1949 yang berprofesi sebagai pegawai negeri sipil dan politisi Indonesia.
Mengenai riwayat pendidikannya, Amelia bersekolah di SMA Santa Ursula Jakarta dan mengambil Jurusan Antropologi di Universitas Indonesia, serta beberapa kali melanjutkan kuliahnya lagi di luar negeri.
Selain itu, Amelia pernah menduduki jabatan sebagai sebagai Duta Besar Indonesia untuk negara Bosnia dan Herzegovina.
Wanita alumni Universitas Indonesia itu juga pernah menjadi Ketua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) sejak bulan November tahun 2007 lalu.
Bahkan, Amelia pernah mencalonkan diri sebagai bupati Purworejo pada Pilkada 2005 dengan pasangan wakilnya yang bernama Ahmad Taqwim.
Pasangan tersebut diusung oleh koalisi Partai Demokrat dan Partai Bulan Bintang dan mereka menduduki posisi kedua.
Karir lainnya dari Amelia Yani ini diantaranya menjadi Ketua Koperasi Tirta Yani Utama serta Tim Ahli untuk Pendampingan dan Pelatihan dalam Pengembangan Kawasan Cepat Tumbuh (Kawasan Timur Indonesia) BAPPENAS pada tahun 2003 hingga 2004.
Artikel Terkait
Siapa KS Tubun? Biografi Salah Satu Pahlawan Revolusi, Sosok Paling Beda dari Kesembilan Pejuang G30S PKI
Kisah Hendrianti Putri Jenderal AH Nasution yang Alami Trauma Berat Pasca Tragedi G30S PKI, Terpaksa Lakukan Ini untuk Proses Penyembuhan
Ikut Berjasa Saat Pemberontakan G30S PKI, Terbongkar Kisah Unik Pierre Tendean, Sengaja Lakukan Ini Biar Jadi Tentara
Mengenang Kyai Jufri Marzuki, Pejuang NU yang Ditikam Anggota PKI Tahun 1965 saat Hendak Pengajian
Bak Sudah Ada Firasat, Letjen S. Parman Lakukan Hal ini Sebelum Jadi Korban G30S PKI, Tinggalkan Kenangan Tak Terlupakan bagi sang Istri