Kamis, 4 Juni 2026

Siapa Pendiri Museum Tembakau di Kota Jember? Intip Jejak Sejarah Kota Penghasil Tembakau Unggulan Indonesia, Berikut Fakta-faktanya

Photo Author
Iin Iffahnda Maharani, Sketsa Nusantara
- Selasa, 26 Agustus 2025 | 21:00 WIB
Inilah fakta tentang jejak sejarah tembakau di kota Jember beserta pendiri museumnya. (Tiktok/@amriz)
Inilah fakta tentang jejak sejarah tembakau di kota Jember beserta pendiri museumnya. (Tiktok/@amriz)

 


SketsaNusantara.id - Museum tembakau merupakan rumah dari warisan sejarah yang hadir mewakili cerita warga Jember.

Konon museum ini lahir dari kegelisahan Desak Nyoman Siksiawati yang sering kali datang ke kebun tembakau, dan melihat nilai-nilai yang dapat diangkat melalui tanaman dan aktivitas para petani tembakau.

Dikutip oleh SketsaNusantara.id melalui akun youtube resmi @zilfinnabila, konon Nyoman yang merupakan pendiri museum pernah menjabat sebagai kepala unit pelaksana teknis pengujian sertifikat mutu barang dan lembaga tembakau.

Baca Juga: Tiga Fakta Unik Museum Telu di Jember yang Memiliki Benda Bernilai Seni Berusia Ratusan Tahun Lamanya

Seringnya melihat kaum perempuan yang cermat menyortir tembakau, membuatnya ingin mengabadikan nilai budaya, kerja keras serta pengetahuan yang dapat diwariskan pada setiap generasi.

Bangunan ini terletak di jalan Kalimantan, nomor 1, Kranjan Timur, Sumbersari. Bagi warga yang ingin berkunjung ke ruang sejarah ini, dikenai tiket masuk yang masih ramah di kantong.

Tiket masuk di sini hanya Rp5000 saja untuk siswa, Rp10.000 untuk umum, dan Rp100.000 bagi turis mancanegara. Pengunjung bisa mendapatkan tiket dari resepsionis depan museum ini.

Baca Juga: Museum Unik di Jember: Destinasi Edukatif Penuh Aroma yang Menyimpan Cerita Daun Emas dan Kreasi Inovatif

Konon rumah sejarah ini terdiri atas dua lantai yang dibangun pada tanggal 1 Juli 2014 silam, dengan gaya vintage yang memperlihatkan desain papan kayu dan ditambah koleksi daun tembakau kering juga turut menjadi hiasan dindingnya.

Di lantai satu museum ini, menyimpan berbagai jenis tanaman tembakau seperti tembakau kasturi dari besuki yang memiliki nilai jual hingga jutaan rupiah per kilo gramnya.

Selain itu, museum tembakau juga memaparkan sejarah secara terbuka, komunikatif dan informatif melalui kode QR yang menyajikan informasi secara tekstual untuk dikonsumsi para pengunjungnya.

Bukan hanya itu saja, tempat ini menyimpan miniatur gudang tembakau yang mengukir cerita dari peta pertanian tembakau di kota Jember.

Ada pun alat produksi pembuatan rokok tradisional yang masih diabadikan pada museum tersebut. Serta alat rajang manual dan pres rokok yang digunakan dalam sejarah pengolahan tembakau.

Peralatan produksi rokok ini memberikan daya tarik visual serta naratif melalui cerita industri tembakau. Keunikan dari museum ini telah mematahkan stigma masyarakat tentang produk tembakau.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X