sports

Gegara Merokok dan Minum Alkohol, Pesenam Shoko Miyata Gagal Tampil di Olimpiade Paris 2024! Peluang Jepang Raih Medali Hilang?

Kamis, 25 Juli 2024 | 10:50 WIB
Kapten tim senam Jepang Shoko Miyata dikeluarkan untuk Olimpiade Paris 2024. (Instagram/y_kagaya_1975.)

SketsaNusantara.id - Tim senam Jepang terancam kehilangan peluang mendapatkan medali pada Olimpiade Paris 2024.

Hal ini setelah Shoko Miyata, pesenam terbaik dicoret dari tim untuk Olimpiade Paris 2024.

Menurut Asosiasi Senam Jepang (JGA), Shoko Miyata yang juga merupakan kapten tim senam artistik dipulangkan dari kamp persiapan Olimpiade di Monaco, karena kedapatan merokok.

Baca Juga: Pasukan Tulungan Pemburu Pangeran Diponegoro: Tentara Pengkhianat Rakyat yang Berasal dari Pribumi

Sekembalinya ke Jepang, Shoko Miyata mengaku merokok selama waktu bebasnya dan minum alkohol di Pusat Pelatihan Nasional di Tokyo pada akhir Juni dan Juli.

Shoko Miyata sendiri saat ini diketahui masih berusia 19 tahun, sementara usia legal merokok dan meminum alkohol di Jepang yaitu 20 tahun.

Meski usianya sudah cukup, kode etik JGA melarang anggota tim nasional merokok dan minum alkohol selama aktivitas tim.

Baca Juga: Kisah Kekejaman Amangkurat I: Bantai Ribuan Ulama Demi Tahta, Peristiwa Tragis yang Jadi Titik Balik dalam Sejarah Kemunduran Mataram Islam

Sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman Koreaboo, dikatakan bahwa Shoko Miyata menerima keputusan JGA untuk mengeluarkannya dari tim senam Jepang.

Lantaran hal itu, JGA pun meminta maaf atas perilaku Shoko Miyata dan keputusan mengeluarkannya dari tim senam Jepang.

Shoko Miyata sendiri merupakan pesenam yang telah memenangkan Kejuaraan Seluruh Jepang dan Piala NHK pada tahun lalu dan dianggap sebagai andalan tim.

Baca Juga: 5 Kontroversi Amangkurat I, Raja Kesultanan Mataram Islam yang Terkenal Kejam dan Bengis, Tinggalkan Jejak Kelam bagi Sejarah Indonesia

JGA juga mengumumkan bahwa tidak ada pemain pengganti yang akan ditambahkan, sehingga tim senam putri hanya berjumlah empat orang.

Hal tersebut jelas membahayakan peluang mereka untuk mendapatkan medali.

Halaman:

Tags

Terkini