SketsaNusantara.id - Ketua Umum PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia), Erick Thohir mengungkap bahwa dirinya mendapat teguran dari FIFA karena merangkap jabatan sebagai Ketua Komite Wasit.
Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri BUMN itu melepas jabatannya dan menyebut posisi Ketua Komite Wasit kini digantikan oleh Yoshimi Ogawa yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua.
Erick mengungkap keputusan ini diambil tanpa ada paksaan dari pihak manapun, sekaligus menjadi upaya pembenahan sepak bola Indonesia dalam sektor perwasitan.
"Kenapa saya jadi komite wasit? Siapa yang berani nyogok saya (untuk mundur)? Tidak ada," tegas Erick Thohir dikutip SketsaNusantara.id dari postingan akun Instagram @garudacultur yang diunggah hari Minggu, 13 Juli 2025.
"Ketua Umum federasi sekaligus jadi Komite Wasit, nggak ada di seluruh dunia. Tapi itu pun tahun depan sudah enggak boleh, sudah diperingatkan FIFA," imbuhnya.
Pernyataan ini pun jadi sorotan publik. Banyak warganet yang memberikan sindiran satir yang menyinggung soal rangkap jabatan.
"ET (Erick Thohir) kena mental. Itulah kenapa gak baik terlalu banyak merangkap jabatan, bisa membuat lapangan pekerjaan berkurang dan syulit didapatkan orang lain," komentar salah satu warganet di X (dulu Twitter).
"Mas Erick, Mas Erick, udah jadi Menteri BUMNN, Ketum PSSI, masih nambah lagi jadi Ketua Komite Wasit, bener-bener semua jabatan diborong, gak sekalian rangkap jabatan jadi wapres?" sindir netizen di Instagram.
Sebagai informasi, Komite Wasit dibentuk sejak bulan Juli 2023 yang bertugas untuk menunjuk wasit dan asisten untuk pertandingan kompetisi yang diselenggarakan oleh PSSI dan membahas hal lain untuk perbaikan soal perwasitan di sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Tak Mau Kalah, Tim Sepak Bola Askab PSSI Jember Melenggang ke Semifinal
Sementara itu, Erick Thohir akan mendampingi Yoshimi Ogawa yang merupakan perwakilan dari Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) sejak 2023.
"Nanti ketua komite wasitnya Ogawa, kalo tahun pertama nanti stres karena gak tahun landscape sepak bola Indonesia, makanya saya dampingin," ujarnya.