SketsaNusantara.id – Nama Radja Nainggolan kembali menjadi pembicaraan publik setelah kabar penangkapannya oleh kepolisian Belgia mencuat pada akhir Januari 2025.
Gelandang berdarah Indonesia-Belgia ini ditangkap dalam operasi besar yang melibatkan 30 penggeledahan di berbagai lokasi. Kejadian ini menjadi babak terbaru dalam perjalanan hidupnya yang penuh warna, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Kantor Kejaksaan Umum Brussels mengonfirmasi keterlibatan Nainggolan dalam penggeledahan dan penyelendupan narkoba tersebut pada Senin 27 Januari 2025.
Meski detail kasus belum sepenuhnya terungkap, kabar ini menambah daftar panjang lika-liku perjalanan sang pemain yang sebelumnya dikenal dengan karier gemilangnya di sepak bola Eropa.
Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, inilah profil Radja Nainggolan, gelandang kontroversial berdarah Indonesia-Belgia yang tersangkut kasus penyelundupan narkoba di Brussel.
Radja Nainggolan lahir di Antwerp, Belgia, pada 4 Mei 1988. Ia adalah putra dari pasangan ayah berdarah Indonesia asal Medan dan ibu asli Belgia.
Nainggolan kecil tumbuh di lingkungan yang sederhana di Antwerp dan menunjukkan bakat luar biasa di bidang sepak bola sejak usia dini.
Baca Juga: 2 Pesan Terakhir Shin Tae-yong Sebelum Kembali ke Korea Selatan, Minta Pemain Timnas untuk...
Karier profesionalnya dimulai di klub lokal Germinal Beerschot sebelum ia pindah ke Italia pada usia 16 tahun untuk bergabung dengan akademi Piacenza.
Debut profesionalnya bersama Piacenza pada 2006 menjadi awal dari perjalanan panjang yang membawanya ke puncak karier di Serie A.
Tahun 2010 menjadi titik balik bagi Nainggolan saat ia bergabung dengan Cagliari. Gaya bermainnya yang agresif, kemampuan bertahan, dan visi bermain yang luar biasa membuatnya menjadi salah satu gelandang terbaik di Italia. Performa gemilang bersama Cagliari membuat AS Roma merekrutnya pada 2014.
Bersama Roma, Nainggolan mencapai puncak kariernya. Selama empat musim, ia menjadi pilar lini tengah dan membantu klub bersaing di Serie A dan kompetisi Eropa.
Artikel Terkait
Sosok Dirtek Timnas Indonesia Diumumkan Akhir Februari, Erick Thohir Ungkap Kriterianya: Full Time Tinggal di Indonesia
Erick Thohir Bakal Siapkan Satu Asisten Pelatih yang Fokus di Regenerasi Pemain
Teka-teki Kepulangan Shin Tae-yong ke Korea Terjawab! Kapan STY Tinggalkan Indonesia? Netizen Singgung Uang Kompensasi
Bangga! Intip Sederet Prestasi Marselino Ferdinan yang Makin Gemilang di Kancah Internasional Usai Cetak Brace Goal Bersama Oxford United
Mengejutkan! Asisten Staf Analis Timnas Sebut Shin Tae-yong Belum Tandatangani Surat Pemecatan: Mereka Masih...