Kamis, 4 Juni 2026

Punya Makna Mendalam, Inilah Asal Usul Tradisi Menyanyikan Lagu Tanah Airku di Akhir Pertandingan Timnas Indonesia

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 16 November 2024 | 07:00 WIB
Momen sakral mengumandangkan lagu Tanah Airku usai pertandingan berakhir di GBK Jakarta dengan Timnas melingkar di tengah lapangan. (Tangkapan Layar YouTube Felice & Hafizh)
Momen sakral mengumandangkan lagu Tanah Airku usai pertandingan berakhir di GBK Jakarta dengan Timnas melingkar di tengah lapangan. (Tangkapan Layar YouTube Felice & Hafizh)

 

SketsaNusantara.id - Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta kembali menjadi saksi momen emosional setelah pertandingan Timnas Indonesia melawan Jepang dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan pada hari Jumat, 15 November 2024.

Seusai pertandingan, lagu kebangsaan "Tanah Airku" menggema di stadion yang dipadati puluhan ribu suporter Timnas Indonesia.

Momen menyanyikan lagu "Tanah Airku" setelah pertandingan kerap diabadikan para penonton dan pendukung timnas Indonesia.

Baca Juga: Bakal Jadi Pertandingan Bersejarah, Laga Indonesia vs Jepang 15 November Ternyata Bertepatan dengan Momen Penting Ini di Tanah Air

Videonya pun tersebar luas bahkan selalu trending di media sosial. Tak sedikit pula warganet yang merasa merinding saat melihat momen penutupan ini, terlebih bagi suporter yang merasakan langsung atmosfernya di lapangan.

Tradisi ini tak hanya menjadi bagian untuk penutup pertandingan, tetapi juga menjadi momen sakral penuh makna yang menyatukan para pemain, pelatih, serta suporter timnas Indonesia.

Menyanyikan Lagu "Tanah Airku" juga menjadi simbol penghormatan dan rasa cinta tanah air dalam setiap laga Timnas Indonesia di kandang sendiri.

Baca Juga: Profil Zion Suzuki, Sosok Kiper Timnas Jepang yang Berlaga di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berkumandangnya lagu ini tak hanya menyentuh hati penonton, tetapi juga para pemain Timnas Indonesia.

Menilik pada video yang beredar di media sosial, beberapa pemain diaspora seperti Maarten Paes bahkan pelatih Shin Tae Yong yang bukan warga negara asli Indonesia pun ikut merasa emosional dan terharu mendengar lagu "Tanah Airku" berkumandang di lapangan setelah pertandingan.

Lantas, sejak kapan asal mula tradisi menyanyikan lagu "Tanah Airku" ini dilakukan? Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Mamayo Football, tradisi sakral ini ternyata sudah dilaksanakan sejak tahun 2022.

Baca Juga: Isu Pernikahan Nissa Sabyan Santer Terdengar, Inilah Profil Ayus Sabyan Mantan Suami Ririe Fairuz yang Berselingkuh

Tradisi menyanyikan lagu "Tanah Airku" bermula pada tanggal 8 Juli 2022, saat Timnas Indonesia berhasil menang telak 5-1 atas Filipina di Piala AFF U-19.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X