SketsaNusantara.id - Sekretaris Jenderal Asian Football Club (AFC), Datuk Seri Windsor John mengklaim pihaknya belum menerima laporan terkait keluhan atas laga Indonesia vs Bahrain beberapa waktu lalu.
Datuk Seri Windsor John mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan klarifikasi dan keluhan terperinci dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terkait apa yang dikeluhkan dari laga Indonesia vs Bahrain tanggal 10 Oktober 2024 lalu.
Mendengar hal tersebut, Exco PSSI, Arya Sinulingga akhirnya angkat bicara.
Lewat unggahan di akun Instagramnya @arya.m.sinulingga, ia memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut.
Ada 3 poin yang disampaikan Arya Sinulingga terkait keluhan dan protes yang dilayangkan PSSI pada AFC.
Pertama, Arya mengklaim bahwa pihaknya telah melayangkan protes sebanyak 3 kali kepada AFC dan juga FIFA.
Laporan keluhan pertama dikirim pada tanggal 10 Oktober 2024 oleh Manajer Timnas, Sumardji.
“Tanggal 10 Oktober itu Pak Sumardji sudah menyampaikan ke Match Commisioner-nya, tanggal 10 jam 22.04 WIB, jadi nggak lama setelah pertandingan,” tuturnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Dalam protes pertama tersebut, Sudarmadji mempermasalahkan mengenai waktu yang diberikan, setelah tambahan 90 + 6 menit.
Arya juga menegaskan bahwa email berisi keluhan tersebut telah diterima oleh Match Commisioner.
Artikel Terkait
Viral, Suporter Timnas Ini Beri Pesan Menohok Saat Diwawancarai Reporter TV Usai Laga Indonesia vs Bahrain: Kalian Punya Fulus, Tapi Tak Berkelas!
Indonesia vs Bahrain yang jadi Kontroversi, Inilah Regulasi Injury Time dari FIFA, Ahmed Al Kaf Melanggar?
Ikut Kecewa Indonesia Dicurangi Wasit Saat Laga Melawan Bahrain, Jokowi Malah Kena Sentil Netizen: Seandainya Punya Paman di AFC
Instagram PSSI-nya Bahrain, BFA Kena Serangan Siber hingga Kolom Komentar Dinonaktifkan, Netizen: Mampus
Imbas Wasit Curang, Google Maps Bahrain Diobrak-abrik hingga Berubah Nama Jadi 'AFC Mafia', Rating Sempat Anjlok Jadi Segini
Kontroversi Timnas Indonesia Dirampok Belum Padam, Netizen Kini Bagikan Julukan Nyeleneh dan Lucu untuk Bahrain