SketsaNusantara.id- Syanas Jasmine De Carvalho adalah gadis yang lahir pada tanggal 3 September 2012.
Syanas seorang atlet yang memperkuat kontingen Nusa Tenggara Barat di PON ke-21 Aceh-Sumut tahun 2024.
Kabar terbarunya datang dari Syanas Jasmine De Carvalho ini karena ia berhasil meraih medali emas di cabang olahraga Dance Sport nomor campuran pre-amateur latin.
Perlu diketahui bahwa Syanas Jasmine De Carvalho adalah anak tunggal dari pasangan Carlos Alberto Ferceira De Carvalho dan Hasmiana Habli De Carvalho.
Gadis belia yang masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar tersebut bersekolah di SD Saing Antonius Ampenan.
Dirinya memiliki tinggi badan yang mumpuni di usianya yang saat ini masih muda dan Syanas juga terlihat sangat piawai dalam berdansa.
Mengenai kepribadiannya, gadis manis ini dikenal sebagai sosok yang sangat santun baik dalam perkataan maupun sikapnya.
Syanas mulai mengawali ketertarikan pada dansa sejak sang Ibu mengajaknya untuk belajar berdansa yang dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube Biografi Profil Biodata.
Bersama pasangan atau partner dancenya Rizki Nur Siam dalam Cabor Dance Sport kategori Pra Amateur Latin, mereka sukses unggul dari 5 pasangan lainnya.
Perlombaan ini dilakukan di Ballroom Santika Premiere Diandra, Medan, Sumatera Utara pada Selasa, 10 September 2024.
Syanas dan pasangannya Rizki yang mewaliki Provinsi NTB berhasil melaju di partai final Dance Sport PON ke-21 Sumatera Utara.
Artikel Terkait
Timnas Indonesia Jamu Australia di Laga Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 3, Shin Tae-yong Enggan Bocorkan Taktik Melawan Mathew Ryan cs
Shin Tae-yong Sebut Timnas Australia Punya Gaya Permainan yang Kuat, Pelatih Asal Korea Selatan Tolak Takut
Timnas Indonesia Kontra Australia di Kualifikasi Piala Dunia , Shin Tae-yong Punya Memori dengan Skuad Socceroos
Profil Lengkap Yolla Yuliana Atlet Voli Putri yang Sindir Venue PON di Sumatera Utara, Ternyata Prestasinya Membanggakan!
Menolak Lupa! Aksi Solidaritas Suporter pada Laga Indonesia vs Australia di GBK, Gelar Spanduk Usut Tragedi Kanjuruhan