Minggu, 19 Juli 2026

Di Balik Kekalahan Timnas Filipina dari Indonesia, Ada Kado yang Urung Diberikan

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Rabu, 12 Juni 2024 | 06:00 WIB
Kemenangan Timnas Indonesia membatalkan kado untuk Filipina di Hari Kemerdekaan. (Kolase Pexels.com/Krisia dan Instagram.com/@afcasiancup)
Kemenangan Timnas Indonesia membatalkan kado untuk Filipina di Hari Kemerdekaan. (Kolase Pexels.com/Krisia dan Instagram.com/@afcasiancup)

SketsaNusantara.id - Tim nasional (timnas) Indonesia berhasil memenangkan laga melawan Filipina dengan skor telak 2-0 di Stadion Gelora Bung Karno, Selasa 11 Juni 2024.

Kemenangan tersebut membuka jalan ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 bagi timnas Garuda.

Dua skor dalam laga itu dihasilkan oleh gol Thom Haye pada menit ke-32 dan Rizky Ridho di menit ke-56.

Baca Juga: Bersiap Melawan Filipina, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Agar Timnas Indonesia Bisa Lolos ke Putaran Berikutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kemenangan tersebut mewujudkan 3 poin yang memastikan Indonesia lolos ke babak berikutnya.

Di balik kekalahan timnas Filipina, ternyata ada kado yang tak jadi diberikan kepada negara mereka.

Pasalnya, pertandingan ini digelar H-1 peringatan Hari Kemerdekaan Filipina.

Baca Juga: Inilah Mauresmo Hinoke, Pencetak Gol Perdana Timnas Indonesia U-20 di Toulon Cup, Netizen Minta Langsung Cetakan KTP!

Ya, tanggal 12 Juni diperingati sebagai Hari Kemerdekaan dari penjajahan Spanyol.

Dilansir SketsaNusantara.id dari officialgazette.gov.ph, pada tahun 1962, Presiden Filipina saat itu, Diosdado Macapagal menetapkan tanggal 12 Juni 1898 sebagai hari resmi kemerdekaan Filipina.

Di hari tersebut, bendera Filipina yang dikenal sekarang telah diperkenalkan sebagai simbol kemerdekaan.

Tanggal tersebut juga dikenal sebagai momen deklarasi kemerdekaan oleh Jenderal Emilio Aguinaldo dari penjajahan Spanyol.

Selama lebih dari 3 abad, Spanyol menjajah Filipina hingga terjadi peperangan antara Amerika Serikat dan Spanyol memperebutkan wilayah itu di tahun 1898.

Peperangan tersebut dimanfaatkan oleh kelompok revolusioner kemerdekaan Filipina untuk mendeklarasikan kemerdekaan bangsa mereka.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X