Minggu, 19 Juli 2026

Insiden Flare Warnai Laga Cremonese vs Inter Milan, Emil Audero Alami Cedera namun Tetap Lanjutkan Pertandingan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Senin, 2 Februari 2026 | 13:00 WIB
Momen saat Emil Audero terkena dampak flare yang dilempar suporter di laga kontra Inter Milan.  (Instagram/352id)
Momen saat Emil Audero terkena dampak flare yang dilempar suporter di laga kontra Inter Milan. (Instagram/352id)
 

SketsaNusantara.id - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, mengalami insiden tidak menyenangkan saat membela Cremonese dalam laga menghadapi Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Senin, 2 Februari 2026 dini hari waktu Indonesia.

Pertandingan yang berlangsung dalam tensi tinggi tersebut ternodai oleh aksi tidak bertanggung jawab dari suporter yang melempar flare ke dalam lapangan.

Emil Audero yang sejak menit pertama tampil sebagai penjaga gawang Cremonese, mendadak terjatuh pada awal babak kedua.
 
Baca Juga: Hasil Imbang Kontra Irak Antar Timnas Futsal Indonesia Jadi Juara Grup A Piala Asia Futsal 2026

Insiden tersebut terjadi setelah sebuah flare dilempar dari tribun utara stadion dan jatuh di area kotak penalti, tepat di sekitar posisi Emil berdiri.

“Sebuh flare atau kembang api dilempar suporter yang menempati tribun utara ke dalam lapangan dan meledak di area kotak penalti, dekat posisi Emil berdiri,” tulis akun Ngomongin Bola dalam unggahannya, dilansir SketsaNusantara.id dari Ngomongin Bola.

Akibat ledakan flare tersebut, Emil Audero dilaporkan mengalami masalah fisik. Mantan kiper Inter Milan itu tampak kesakitan dan harus mendapatkan penanganan dari tim medis Cremonese.
 
Baca Juga: Macan Raung Bakal Tampil All Out di Babak 8 Besar Liga 4, Ketua Yayasan Persid Jember: Kami Datang Bukan sebagai Pecundang Tapi Pemenang

Dalam laporan lanjutan, disebutkan bahwa Emil mengalami luka di bagian kaki kanan dan juga mengeluhkan gangguan pendengaran.

“Dilansir dari AP, Emil mengalami luka di kaki kanan dan tampak memberi tahu staf medis bahwa telinga kanannya tidak bisa mendengar,” tulis Ngomongin Bola, mengutip laporan Associated Press.

Insiden tersebut sempat memicu kekhawatiran di kalangan pemain dan ofisial. Pertandingan dihentikan sementara waktu untuk memastikan kondisi Emil serta menenangkan situasi di dalam stadion.
 
Baca Juga: Di Tengah Dominasi Pemain Asing dengan Market Value Tertinggi di BRI Super League, Thom Haye Jadi Paling Teratas dan Rizky Ridho Buktikan Kualitas Pem

Pada saat yang sama, pelatih dan sejumlah pemain Inter Milan terlihat mencoba menenangkan para suporter agar situasi tetap kondusif.

“Saat Emil masih menjalani perawatan, pelatih dan pemain Inter mencoba menenangkan fans agar tetap tertib,” lanjut keterangan dalam unggahan tersebut.

Aksi pelemparan flare ini kembali menyoroti persoalan keselamatan pemain di lapangan. Benda pyrotechnic yang seharusnya dilarang keras justru masih kerap muncul di stadion, berpotensi membahayakan nyawa pemain, ofisial, maupun penonton lainnya.

Meski mengalami cedera dan sempat menjalani perawatan cukup intensif, Emil Audero menunjukkan profesionalisme tinggi.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kiper berusia 29 tahun tersebut memutuskan untuk melanjutkan pertandingan dan kembali mengawal gawang Cremonese hingga laga berakhir.

“Setelah mendapat perawatan, Emil kemudian melanjutkan pertandingan dan mengawal gawang Cremonese hingga laga bubar,” tulis Ngomongin Bola.

Keputusan Emil untuk tetap bermain menuai apresiasi, tidak hanya dari timnya, tetapi juga dari publik sepak bola Indonesia.

Sikap tersebut dinilai mencerminkan mentalitas kuat serta dedikasi tinggi sebagai pesepak bola profesional, sekaligus membawa nama Indonesia di kancah sepak bola Eropa.

Namun demikian, insiden ini tetap menyisakan keprihatinan. Lemparan flare yang mengenai area dekat pemain dapat berdampak fatal, terlebih bagi seorang penjaga gawang yang memiliki konsentrasi tinggi dan posisi statis dalam waktu tertentu.

Gangguan pendengaran yang sempat dialami Emil juga menjadi perhatian serius, mengingat risiko jangka panjang yang bisa ditimbulkan.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X