Selama pertandingan Agus Yuwono tidak mengambil jatah pergantian pemain, hal ini dimaksudkan untuk menjaga taktik permainan tetap berjalan dengan baik.
“Ya memang tidak kita lakukan pergantian, karema tidak ingin merubah taktik permainan. Maka kita persiapkan pemain untuk laga terakhir,” lanjutnya.
Sementara itu, Asisten Pelatih Persekap Kota Pasuruan Dimas Fajar menerangkan jika laga ini tensinya sangat tinggi.
“Tensi tinggi meski kami belum bisa dapat poin penuh, dan memang kondisinya anak-anak banyak kehilangan bola,” ungkapnya.
Baca Juga: Pemkab Jember Distribusikan Ratusan Gerobak UMKM, Kawasan Food Street Kartini Jadi Prioritas
Ia menambahkan, banyak pemainnya yang terkena akumulasi kartu dan sulit memilih pemain yang menggantikannya.
“Tapi yang jelas kami siap main maksimal di laga terakhir untuk dapat poin penuh,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Tampil Trengginas! Persid Jember Bungkam Persekap Kota Pasuruan 4-0 Tanpa Balas
Tatap Kompetisi Liga 4 Persid Jember Resmi Ganti Nahkoda Yayasan, Ardi: Kami Optimis Musim Ini Bisa Naik Kasta ke Liga 3
Taklukkan Baruna Nusantara FC 2-1, Persid Jember Mantap Tatap Laga Selanjutnya di Liga 4
Persid Jember Berikan Santunan Anak Yatim, Manajer Macan Raung: Doa Mereka Memberikan Ketenangan Bagi Tim
Bungkam Persebo Muda Bondowoso 3 Gol Tanpa Balas, Persid Jember Merangsak Naik ke Puncak Klasemen Grup H Liga 4