Kamis, 4 Juni 2026

Kevin Diks Ungkap Alasan Tak Gunakan Bahasa Belanda di Timnas: Kami Harus Bersama-Sama

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:00 WIB
Kevin Diks bersama skuad Timnas Indonesia dalam momen jelang pertandingan. (Instagram/kevindiks2)
Kevin Diks bersama skuad Timnas Indonesia dalam momen jelang pertandingan. (Instagram/kevindiks2)

SketsaNusantara.id - Pemain Borussia Monchengladbach sekaligus bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, kembali menjadi sorotan publik setelah pernyataannya tentang penggunaan bahasa di lingkungan Timnas Indonesia diunggah oleh akun @perspectivefootball.id.

Dalam unggahan tersebut, Kevin mengungkapkan bahwa para pemain diaspora sepakat tidak menggunakan bahasa Belanda ketika berada di skuad Garuda.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan tersebut, tertulis panjang pernyataan langsung Kevin Diks mengenai kesepakatan bahasa di ruang ganti Timnas Indonesia.

Baca Juga: Egy Maulana Vikri Sambut Kelahiran Putri Pertama, Adiba Khanza Melahirkan di Tanggal Cantik

“Kami berbicara bahasa Inggris. Kami sepakat karena ada banyak pemain yang lahir di Indonesia, jadi mereka berbicara bahasa Indonesia, dan tentu saja kami juga memiliki kemampuan berbahasa Belanda,” ungkap Kevin Diks yang dikutip dari akun @perspectivefootball.id.

Kevin kemudian menambahkan bahwa sebenarnya mereka bisa saja menggunakan bahasa ibu masing-masing, namun hal itu dianggap kurang elok dan dapat menimbulkan jarak.

“Biasanya kami berbicara bahasa Belanda, tetapi kami sepakat untuk tidak melakukannya karena kami bersama dan harus melakukannya bersama-sama, kami bukan kelompok atau semacamnya,” tegasnya.

Baca Juga: Asnawi Mangkualam Angkat Suara Soal Isu Kapten Timnas: Klarifikasi Panjang Hentikan Bola Liar Setelah Pernyataan Exco PSSI

Pernyataan ini menunjukkan bagaimana para pemain diaspora ingin menjaga keharmonisan dan rasa persatuan di dalam tim.

Kevin juga menyampaikan bahwa banyak pemain diaspora mulai belajar bahasa Indonesia, sebuah langkah positif untuk memperkuat chemistry tim.

“Tapi saya pikir banyak pemain yang mencoba belajar bahasa Indonesia, jadi ini akan mempermudah segalanya,” katanya.

Baca Juga: Persib Antar Indonesia Naik Peringkat Asia: Lolos 16 Besar ACL 2 dan Beri Dampak Besar untuk Slot Kompetisi 2027/28

Ungkapan tersebut memperjelas bahwa para pemain keturunan memiliki keinginan untuk menyesuaikan diri dengan kultur sepak bola Indonesia.

Dalam caption unggahan, akun Perspective Football menegaskan kembali poin utama yang disampaikan Kevin.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X