Kamis, 4 Juni 2026

Polemik 11 Pemain Asing di Liga 1 Ramai Diperbincangkan, Begini Tanggapan Coach Justin!

Photo Author
- Sabtu, 12 Juli 2025 | 20:34 WIB
Coach Justin mengungkapkan kekhawatirannya terhadap regulasi pemain asing di Liga 1 lewat kanal YouTube pribadinya. (Tangkap layar Youtube Justinus Lhaksana)
Coach Justin mengungkapkan kekhawatirannya terhadap regulasi pemain asing di Liga 1 lewat kanal YouTube pribadinya. (Tangkap layar Youtube Justinus Lhaksana)

 

SketsaNusantara.id - Polemik 11 Pemain Asing di Liga 1 yang menjadi kebijakan dari PT Lib menuai kegelisahan publik.

Gerald Vanenburg, pelatih Tim Nasional Indonesia U-23 menganggap kebijakan tersebut seperti sebuah lelucon.

Coach Justin pun juga memberi tanggapan dari kanal Youtube-nya.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Coach Justin (Justinus Lhaksana), mengutarakan kegelisahannya mengenai kebijakan PT LIB yang memperbolehkan setiap klub mendaftarkan hingga 11 pemain asing, dengan 8 pemain boleh dimainkan termasuk satu penjaga gawang. Kebijakan ini menurutnya justru merugikan pemain lokal, terutama generasi muda.

Baca Juga: Ngeri! Bek Timnas Justin Hubner Dapat Ancaman Pembunuhan di Instagram, Dikirim Mantan Penggemar?

Terlebih lagi, jika hanya ada satu slot pemain U-23 yang diwajibkan bermain minimal 45 menit.

Coach Justin menyoroti bagaimana klub-klub besar di Belanda memiliki kesepakatan tak tertulis atau gentleman agreement, seperti tidak saling membajak pemain satu sama lain.

Ia pun berharap klub-klub kaya di Indonesia bisa menerapkan kesepakatan serupa untuk menyeimbangkan kompetisi.

Baca Juga: Bikin Baper! Justin Hubner dan Mamari Masak Bareng, Bahas Anak hingga Rencana Masa Depan

"Misalnya, 5 sampai 6 klub dengan finansial kuat sepakat hanya memakai 5-8 pemain asing saja, itu sudah sangat membantu," ujarnya.

Dalam pendapatnya, Coach Justin juga menawarkan solusi konkret. Salah satunya, memfilter pemain asing yang boleh berlaga di Liga 1 berdasarkan peringkat FIFA negara asal mereka.

"Hanya pemain dari negara dengan peringkat di bawah 75 FIFA yang boleh bermain. Kalau bisa, mereka juga harus punya caps internasional minimal," jelasnya.

Menurutnya, pendekatan ini akan memastikan pemain asing yang datang benar-benar berkualitas dan dapat mengangkat performa kompetisi, bukan sekadar mengisi kuota.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X