SketsaNusantara.id – Diogo Jota adalah sosok yang melekat di ingatan penggemar sepak bola Eropa, khususnya Liverpool dan Portugal.
Penyerang kelahiran 1996 ini dikenal lewat kecepatan, ketajaman di depan gawang, serta etos kerja tinggi.
Sayangnya, karier gemilangnya berakhir mendadak pada Juli 2025 akibat kecelakaan fatal yang merenggut nyawanya.
Awal Karier
Diogo José Teixeira da Silva, yang lebih dikenal sebagai Diogo Jota, mengawali perjalanan profesionalnya bersama Paços de Ferreira saat masih berusia 17 tahun.
Bakat besarnya membuat banyak klub elite Eropa mulai meliriknya.
Ia kemudian bergabung dengan Atlético Madrid, meski jarang dimainkan dan lebih sering dipinjamkan ke klub lain, termasuk Porto dan Wolverhampton Wanderers.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Diogo Jota: Ini Tidak Masuk Akal
Saat merumput bersama Wolves, ia membukukan 44 gol dalam tiga musim, termasuk 17 gol di Championship yang membantu klub naik ke kasta tertinggi Liga Inggris.
Puncak Prestasi Bersama Liverpool
Tahun 2020 menjadi titik balik kariernya ketika Liverpool memboyongnya dengan nilai transfer sekitar £41 juta.
Di bawah arahan Jurgen Klopp, Jota berkembang pesat menjadi ujung tombak serbaguna bagi Liverpool.
Ia berhasil mencetak lebih dari 60 gol dalam seragam The Reds dan berperan besar dalam sejumlah laga krusial.
Baca Juga: Penyerang Liverpool FC, Diogo Jota Alami Kecelakaan hingga Mobil Terbakar Hebat
Artikel Terkait
Momen Haru Shin Tae Yong Ucapkan Selamat atas Pernikahan Rizky Ridho, Unggahan Video dan Pesan Menyentuh Mantan Pelatih Timnas Bikin Netizen Baper
Siapa 4 Pemain Baru Persib Bandung? Impor dari Brasil dan Argentina, Maung Bandung Juga Rekrut Pemain Timnas Alfeandra Dewangga
Unik! Cara Persib Umumkan Julio Cesar dan Alfeandra Dewangga Sebagai Pemain Baru Tuai Pujian, Netizen: Ekonomi Berputar
Umumkan Pemain Baru? Persib Bandung Minta Bobotoh Dengarkan Radio pada Jumat Sore, Netizen: Gimmick Perkenalan
Qatar Kini Dinilai Tak Aman sebagai Tuan Rumah Kualifikasi Round 4 Piala Dunia 2026, Indonesia akan Menggantikan?