Dibabak kedua FC Barcelona kembali memberikan perlawanan yang serius, dengan terus menekan sisi pertahanan lawan dan berusaha membuka peluang untuk menambah gol ke gawang Y. Sommer
Statistik membuktikan bahwa dominasi serangan ada di pihak Barcelona, dengan 72% penguasaan bola dibanding dengan Inter Milan hanya 28%. Barcelona dengan 9 kali tembakan ke arah gawang dari total 19 kali tembakan, sedangkan Inter Milan 3 ke arah gawang dengan total 7 tenbakan.
Melihat statistik yang kian tidak berpihak ke tim Inter Milan dari sisi penguasaan bola dan serangan, tidak membuat tim asuhan Simone Inzaghi menyerah begitu saja.
Barcelona yang dengan teknik pertahanan tinggi dan efisiensi penyerangan yang kian menekan tidak menuntut kemungkinan kesalahan dalam membangun serangan juga terjadi, dan Inter Milan berhasil memanfaatkan kesalahan demi kesalahan untuk membangun serangan balik.
Hingga di menit ke 63’ Inter Milan mendapatkan tendangan sudut dan berhasil di sambar dengan sundulan oleh Dumfries dan tercipta gol ke 3 untuk Inter Milan unggul.
Rapinha berhasil memanfaatkan peluang operan dari hasil tendangan sudut, dengan tendangan keras yang membentur tiang gawang atas lalu ke bawah dan terkena punggung kiper Inter Milan Y. Sommer saat menepis dan terjadi own gol dengan menambah skor Barcelona menjadi 3-3 hingga akhir pertandingan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Shin Tae-yong Komentari 2 Keputusan Wasit Ahmed Al Kaf yang Buat Pemain Timnas Kesal: Kalau Ingin AFC Makin Maju
6 Fakta Ahmed Al Kaf, Wasit Laga Indonesia vs Bahrain yang Panen Hujatan Netizen: Pernah Dilaporkan Klub Iran ke AFC hingga Dijuluki Ini
Ungkap Kesal karena Timnas Indonesia Dicurangi Wasit Timur Tengah, Coach Justin Suruh Netizen Gaungkan AFC Mafia
Ikut Kecewa Indonesia Dicurangi Wasit Saat Laga Melawan Bahrain, Jokowi Malah Kena Sentil Netizen: Seandainya Punya Paman di AFC
Imbas Wasit Curang, Google Maps Bahrain Diobrak-abrik hingga Berubah Nama Jadi 'AFC Mafia', Rating Sempat Anjlok Jadi Segini