SketsaNusantara.id- Buntut masalah penjualan Krim Tarim yang dinilai tidak aman bagi kesehatan kulit, Salma Rahmatika atau Ning Salma kembali menjadi sorotan.
Bagian keluarga dari Pesantren Tebuireng yang merupakan menantu itu membuat pondok tersebut mengeluarkan maklumat atau klarifikasi.
Istri dari Gus Ivan tersebut hingga kini tak memberikan keterangan apapun. Bahkan diketahui akun Instagram pribadinya sudah tidak aktif.
Karena Ning Salma berada di lingkungan Pesantren Tebuireng. Maka pondok tersebut segera mengeluarkan klarifikasi.
Bahkan klarifikasi tersebut sudah ditandangani oleh pengasuh pesantren hingga pihak sekretaris utama.
Tidak sekedar tanda tangan, namun dibubuhi dengan materai 10000 sekaligus stemple Pesantren Tebuireng.
Melansir dari unggahan @ssc_grasroot, surat itu dipublikasikan pada 5 Februari 2025, yang berisi:
1. Pesantren Tebuireng selalu menjaga Ukhuwwah serta Marwah yang diajarkan oleh Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy'ari dengan mengedepankan sikap Akhlakul Karimah
2. Bahwa permasalahan yang dilakukan oleh Salma Rahmatika adalah murni bersifat pribadi dan tidak ada kaitan dan atau berhubungan dengan Pesantren Tebuireng
3. Bahwa akibat hukum yang timbul dari masalah tersebut menjadi tanggung jawab Salma Rahmatika secara pribadi
Kesimpulan dari isi klarifikasi di atas adalah bahwa pihak Pesantren Tebuireng tidak akan ikut campur dengan masalah istri Gus Ivan.