Sama-sama proses melahirkan normal, metode water birth memiliki keunikan media air yang digunakan sang ibu hamil.
Dikutip dari laman RSUP Dr. Sardjito, sardjito.co.id, metode water birth adalah proses persalinan dengan cara ibu yang akan melahirkan berendam di air hangat.
Cara ini bisa dilakukan oleh wanita yang hendak melahirkan dengan catatan ibu hamil yang cukup bulan dan tanpa adanya penyulit saat lahiran nanti.
Saat melahirkan, biasanya ada rasa cemas bagi ibu hamil karena merasa tegang dan menahan sakit karena kontraksi.
Water birth bisa dipilih jadi salah satu metode karena bisa mengurangi rasa nyeri saat persalinan.
Posisi ibu yang akan melahirkan menggunakan metode ini biasanya berendam air hangat sambil duduk di dalam bath up.
Metode tersebut sering kali disebut-sebut lebih memiliki efek nyaman bagi ibu dan bayi, sebab kondisi air hangat untuk berendam mirip lingkungan ketuban di dalam rahim.
Selain itu, air hangat bisa memberikan efek rileks dan mengurangi stres pada ibu yang akan melahirkan.
Ada kelebihan metode yang dipilih Nikita Willy ini untuk persalinan, salah satunya mengurangi penggunaan analgesik hingga mengurangi resiko robekan vagina.
Namun, meskipun ada keunikan dan kelebihannya, metode water birth juga mempunyai resiko.
Seperti temperatur bayi yang tidak stabil, resiko bayi menghirup air kolam apabila tali pusar terpelintir, hingga tali pusar putus.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!