Awalnya, Kimberly menyebut sang suami melakukan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) hingga muncul dugaan perselingkuhan yang dilakukan Edward Akbar.
Tak hanya itu, Edward Akbar juga dilaporkan karena dituding atas penggelapan satu unit mobil sehingga Kimberly tidak bisa memberikan fasilitas transportasi untuk keperluan anak-anaknya.
Di sisi lain, Edward Akbar mengaku semua tudingan yang dilontarkan Kimberly tidak benar.
Melalui curhatan di media sosialnya, pemain film "Sayap-Sayap Patah" itu pun menyebut Kimberly terpengaruh perkataan keluarganya dan meminta istrinya mempertimbangkan kembali jika ingin bercerai demi kebaikan buah hati mereka.
Selama proses perceraian, Edward diketahui 2 kali mangkir dan tak pernah datang ke persidangan sehingga membuat Kimberly makin meradang.
Tak hanya itu, Edward juga menuding Kimberly Ryder melakukan kekerasan terhadap anak dan melaporkannya pada KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).
Melalui kuasa hukumnya, Edward juga mengajukan keberatan sehingga proses perceraian makin rumit.
Kimberly mengungkapkan kekecewaannya karena Edward sedari awal tidak menunjukkan itikad baik dan membuat permasalahan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cepat tetapi akhirnya berbelit-belit tak jelas arahnya ke mana.
Terbaru, Edward menyebut tak bisa bertemu dengan anak-anaknya dan merasa dipisahkan dengan ketiga buah hatinya.
Melalui akun instagramnya, Edward Akbar curhat merasa dipersulit dan harus memenuhi banyak persyaratan jika ingin bertemu dengan anak-anaknya yang kini tinggal bersama Kimberly Ryder.
"Jangan pisahkan aku dari mereka, please. Jangan pake syarat, apalagu dikawal, aku juga bukan penculik," tulis Edward melalui stories yang diposting di akun Instagram @edward_akbar pada hari Jumat, 8 November 2024.