SketsaNusantara.id - Pernikahan di bawah umur jadi sorotan usai Kamila Asy Syifa yang berusia 16 tahun menikah dengan Gus Zizan pada 4 Oktober 2024 lalu.
Pernikahan anaknya jadi perbincangan, ibunda Kamila Asy Syifa, Alia Suryani atau Bunda Aliyya berikan pembelaan.
Sayangnya, pembelaan Bunda Aliyya justru menuai kecaman, salah satunya berasal dari aktivis perempuan, Kalis Mardiasih.
Lewat akun X @mardiasih, penulis ini mengomentari pembelaan Bunda Aliyya yang membawa-bawa nama istri Nabi, Siti Aisyah hingga Cut Nyak Dien.
Sebelumnya, dalam Instastory di akun Instagramnya @bunda_aliyya, ibu 3 orang anak ini memberikan argumen dan pembelaan terkait pernikahan Kamila Asy Syifa.
“Sayyidah Aisyah menikah dengan Baginda Nabi di usia yang belum genap 10 tahun, Cuk Nyak Dien menikah di usia 12 tahun, Siti Oetari (putri HOS Cokroaminoto) menikah di usia 16 tahun,” tulisnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Kalis Mardiasih pun membalas argumen Bunda Aliyya dengan menjabarkan kondisi sosial saat ketiga sosok wanita tersebut hidup.
“Untuk membenarkan perkawinan usia anak di tahun 2024, sampai perlu bawa riwayat yang berasal dari abad ke-6, tahun 1800-an dan 1921,” tulisnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Menurut Kalis, pernikahan Sayyidah Aisyah yang pada abad ke-6 terjadi di tengah kondisi sosilogis masyarakat Arab yang masih membunuh bayi perempuan.
Pada abad tersebut, anak perempuan dijadikan korban perbudakan hingga ‘hadiah’ tawanan perang.